Sempat Dikerangkeng di Bogor, Kaka Segera Dilepaskan ke Hutan di Sumut
Selasa, 31 Mei 2022 - 17:06 WIB
loading...
A
A
A
Setelah melalui pendekatan persuasif yang dilakukan oleh tim gugus tugas penyelamatan satwa BBKSDA Jawa Barat, akhirnya warga pemelihara satwa dilindungi tersebut menyerahkannya kepada petugas pada 7 Januari 2022 lalu.
Selanjutnya Kaka dititip rawat di Pusat Rehabilitasi Satwa Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI) di Ciapus-Bogor. Di Pusat Rehabilitasi YIARI, Kaka menjalani perawatan dan sejumlah pemeriksaan kesehatan.
Untuk keperluan identifikasi lanjutan, sampel darah diperiksa di Pusat Riset Biologi Molekuler Eijkman pada 23 Februari 2022. "Dari tes genetik yang dilakukan, diketahui orangutan ini dalam keadaan sehat dan berasal dari Sumatera (Pongo abelli) area Aceh bagian utara. Sehingga harus segera dilepasliarkan ke tempat asalnya," ujar Hendra Wijaya, di Terminal Cargo Bandara Kualanamu.
Baca juga: Viral Konvoi Khilafah Gegerkan Brebes, Ini Kesaksian Warga
Plt Kepala Balai Besar KSDA Sumatera Utara, Irzal Azhar mengatakan, orangutan Sumatera, merupakan salah satu satwa liar yang sangat terancam punah dan dilindungi. "Kaka akan menjalani pemeriksaan dan rehabilitasi di Pusat Karantina dan Rehabilitasi Orangutan di Batu Mbelin, Sibolangit, yang dikelola oleh lembaga mitra kerjasama BBKSDA Sumatera Utara, Yayasan Ekosistem Lestari (YEL-SOCP)," jelasnya.
Setelah melalui pemeriksaan dan pengawasan yang terukur, orangutan akan dilepasliarkan di lokasi reintroduksi yang telah ditentukan oleh Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem.
Selanjutnya Kaka dititip rawat di Pusat Rehabilitasi Satwa Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI) di Ciapus-Bogor. Di Pusat Rehabilitasi YIARI, Kaka menjalani perawatan dan sejumlah pemeriksaan kesehatan.
Untuk keperluan identifikasi lanjutan, sampel darah diperiksa di Pusat Riset Biologi Molekuler Eijkman pada 23 Februari 2022. "Dari tes genetik yang dilakukan, diketahui orangutan ini dalam keadaan sehat dan berasal dari Sumatera (Pongo abelli) area Aceh bagian utara. Sehingga harus segera dilepasliarkan ke tempat asalnya," ujar Hendra Wijaya, di Terminal Cargo Bandara Kualanamu.
Baca juga: Viral Konvoi Khilafah Gegerkan Brebes, Ini Kesaksian Warga
Plt Kepala Balai Besar KSDA Sumatera Utara, Irzal Azhar mengatakan, orangutan Sumatera, merupakan salah satu satwa liar yang sangat terancam punah dan dilindungi. "Kaka akan menjalani pemeriksaan dan rehabilitasi di Pusat Karantina dan Rehabilitasi Orangutan di Batu Mbelin, Sibolangit, yang dikelola oleh lembaga mitra kerjasama BBKSDA Sumatera Utara, Yayasan Ekosistem Lestari (YEL-SOCP)," jelasnya.
Setelah melalui pemeriksaan dan pengawasan yang terukur, orangutan akan dilepasliarkan di lokasi reintroduksi yang telah ditentukan oleh Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem.
Lihat Juga :