2 Pelaku Pengeboman Ikan di Lombok Timur Dibekuk Satgas Gabungan
Senin, 22 Juni 2020 - 23:42 WIB
loading...
A
A
A
"Penangkapan ini berawal dari laporan Pokmaswas Petrando yang mencurigai kedua pelaku karena membuang bungkusan yang ternyata berisi bom ikan dan potasium. Sempat dilakukan pengejaran namun pelaku berhasil kabur dan meninggalkan perahunya di dekat pantai," ujarnya.
Petugas sempat melakukan pencegatan di darat, tapi hanya menemukan perahu yang sudah ditinggalkan. Setelah melakukan pemeriksaan perahu pelaku, petugas menemukan sejumlah bukti petunjuk yang akhirnya mengarahkan kepada pelaku dan akhirnya dengan pendekatan persuasif kepada keluarga, pelaku bisa ditangkap.
"Alhamdulillah pelaku saat ini sudah diamankan di Lanal Mataram, dan akan segera kami proses hukum lebih lanjut," tegasnya.
Sementara itu, Direktur Pengawasan Pengelolaan Sumber Daya Kelautan, Matheus Eko Rudian mengapresiasi atas kejelian aparat gabungan yang tidak patah semangat meskipun pelaku sudah berusaha menghilangkan barang bukti dan melarikan diri, termasuk peran POKMASWAS.
"Ini menjadi momentum yang baik dimana aparat penagak hukum dan masyarakat dapat saling bahu membahu dalam memberantas Destructive fishing," tandasnya.
(Baca juga: Derita Suami di Gresik, Miliki Istri Hiperseks )
Petugas sempat melakukan pencegatan di darat, tapi hanya menemukan perahu yang sudah ditinggalkan. Setelah melakukan pemeriksaan perahu pelaku, petugas menemukan sejumlah bukti petunjuk yang akhirnya mengarahkan kepada pelaku dan akhirnya dengan pendekatan persuasif kepada keluarga, pelaku bisa ditangkap.
"Alhamdulillah pelaku saat ini sudah diamankan di Lanal Mataram, dan akan segera kami proses hukum lebih lanjut," tegasnya.
Sementara itu, Direktur Pengawasan Pengelolaan Sumber Daya Kelautan, Matheus Eko Rudian mengapresiasi atas kejelian aparat gabungan yang tidak patah semangat meskipun pelaku sudah berusaha menghilangkan barang bukti dan melarikan diri, termasuk peran POKMASWAS.
"Ini menjadi momentum yang baik dimana aparat penagak hukum dan masyarakat dapat saling bahu membahu dalam memberantas Destructive fishing," tandasnya.
(Baca juga: Derita Suami di Gresik, Miliki Istri Hiperseks )
Lihat Juga :