Ini Identitas Pria yang Mengaku Bawa Bom dan Minta Uang ke Teller Bank di Majalengka
loading...
A
A
A
MAJALENGKA - Pelaku yang mengaku membawa bom saat menyatroni salah satu Bank 'pelat merah' dan membuat heboh pengunjung di Desa/Kecamatan Leuwimunding, Kabupaten Majalengka akhirnya terungkap.
Pelaku diketahui seorang pria yang berasal dari kecamatan tetangga. Petugas dari Polres Majalengka masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui motif pelaku lebih dalam, melakukan aksi tersebut.
Kapolres Majalengka AKBP Edwin Affandi mengatakan, pelaku diketahui berinisial D, warga Desa Ujungberung, Kecamatan Sindangwangi, Kabupaten Majalengka. "Seseorang berinisial D, merupakan warga Ujungberung, Sindangwangi," kata Kapolres.
Dugaan sementara, D nekad melakukan aksinya itu lantaran motif ekonomi. Pasalnya, saat mendatangi Bank tersebut, pelaku sempat meminta sejumlah uang kepada petugas.
"Awalnya, yang bersangkutan datang ke Bank, datang ke teller meminta sejumlah uang. Yang dilakukan yang bersangkutan (D) itu motif ekonomi," ungkap dia.
Namun, permintaan pelaku itu tidak dipenuhi oleh petugas. Khawatir melakukan aksi nekat, petugas keamanan setempat kemudian mengamankan D.
"Yang bersangkutan mengancam akan membuat ledakan di lokasi. Tidak berhasil membawa uang," ujarnya.
Pelaku diketahui seorang pria yang berasal dari kecamatan tetangga. Petugas dari Polres Majalengka masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui motif pelaku lebih dalam, melakukan aksi tersebut.
Kapolres Majalengka AKBP Edwin Affandi mengatakan, pelaku diketahui berinisial D, warga Desa Ujungberung, Kecamatan Sindangwangi, Kabupaten Majalengka. "Seseorang berinisial D, merupakan warga Ujungberung, Sindangwangi," kata Kapolres.
Dugaan sementara, D nekad melakukan aksinya itu lantaran motif ekonomi. Pasalnya, saat mendatangi Bank tersebut, pelaku sempat meminta sejumlah uang kepada petugas.
"Awalnya, yang bersangkutan datang ke Bank, datang ke teller meminta sejumlah uang. Yang dilakukan yang bersangkutan (D) itu motif ekonomi," ungkap dia.
Namun, permintaan pelaku itu tidak dipenuhi oleh petugas. Khawatir melakukan aksi nekat, petugas keamanan setempat kemudian mengamankan D.
"Yang bersangkutan mengancam akan membuat ledakan di lokasi. Tidak berhasil membawa uang," ujarnya.