Normal Baru Candi Borobudur Antar Jateng Juara Inovasi Daerah
Senin, 22 Juni 2020 - 15:47 WIB
loading...
A
A
A
Ganjar beberapa kali sidak ke Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang untuk melihat mekanisme pengaturan calon penumpang, setelah Kementerian Perhubungan memutuskan membuka kembali mode transportasi udara untuk penumpang kategori khusus.
Meski meraih tiga penghargaan sekaligus, Ganjar mengatakan pihaknya masih memiliki banyak pekerjaan rumah yang harus dilakukan. Dia meminta kabupaten dan kota lain di Jateng, tak malu untuk meniru keberhasilan pemerintah daerah lainnya dalam prakondisi tatanan normal baru.
"Di sektor Pasar Tradisional, Pasar Modern, Mall, Hotel, masih banyak pekerjaan rumah Jateng. Tapi ada praktik-praktik baik dari provinsi dan kabupaten/kota lainnya yang bisa kita tiru untuk diterapkan di Jateng," ujarnya.
(Baca juga: Isak Tangis Iringi Keberangkatan Para Santri Ponpes Moden Gontor )
Wakil Presiden, Ma'ruf Amin, yang hadir dalam acara ini secara virtual mengatakan, inovasi dan kreativitas dibutuhkan agar kegiatan ekonomi produktif tetap berjalan namun tetap aman di tengah COVID-19.
"Harus dipastikan kondusif selain kegiatan ekonomi harus dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat, di samping juga penyediaan layanan dan sistem kesehatan untuk menangani COVID-19, kemampuan melakukan pelacakan (tracing) dan perubahan perilaku masyarakat yang tidak bisa ditawar dalam kondisi tatanan baru tersebut," ujar Ma’ruf.
Mendagri Tito Karnavian menambahkan, lomba ini digelar dalam empat klaster, meliputi klaster provinsi, kabupaten, kota, dan kabupaten perbatasan atau tertinggal. Tito berharap lomba ini menjadi model percontohan bagi pemerintah daerah lainnya serta untuk masyarakat dalam mengupayakan tatanan produktif yang aman di tengah COVID-19.
Meski meraih tiga penghargaan sekaligus, Ganjar mengatakan pihaknya masih memiliki banyak pekerjaan rumah yang harus dilakukan. Dia meminta kabupaten dan kota lain di Jateng, tak malu untuk meniru keberhasilan pemerintah daerah lainnya dalam prakondisi tatanan normal baru.
"Di sektor Pasar Tradisional, Pasar Modern, Mall, Hotel, masih banyak pekerjaan rumah Jateng. Tapi ada praktik-praktik baik dari provinsi dan kabupaten/kota lainnya yang bisa kita tiru untuk diterapkan di Jateng," ujarnya.
(Baca juga: Isak Tangis Iringi Keberangkatan Para Santri Ponpes Moden Gontor )
Wakil Presiden, Ma'ruf Amin, yang hadir dalam acara ini secara virtual mengatakan, inovasi dan kreativitas dibutuhkan agar kegiatan ekonomi produktif tetap berjalan namun tetap aman di tengah COVID-19.
"Harus dipastikan kondusif selain kegiatan ekonomi harus dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat, di samping juga penyediaan layanan dan sistem kesehatan untuk menangani COVID-19, kemampuan melakukan pelacakan (tracing) dan perubahan perilaku masyarakat yang tidak bisa ditawar dalam kondisi tatanan baru tersebut," ujar Ma’ruf.
Mendagri Tito Karnavian menambahkan, lomba ini digelar dalam empat klaster, meliputi klaster provinsi, kabupaten, kota, dan kabupaten perbatasan atau tertinggal. Tito berharap lomba ini menjadi model percontohan bagi pemerintah daerah lainnya serta untuk masyarakat dalam mengupayakan tatanan produktif yang aman di tengah COVID-19.
(eyt)
Lihat Juga :