Serem! 2 Wanita Transgender AS Tewas Dibakar di Puerto Rico
Sabtu, 25 April 2020 - 11:10 WIB
loading...
Serena Angelique Velzquez, 32, salah satu wanita transgender asal New York City, Amerika Serikat (AS) yang ditemukan tewas terbakar di Puerto Rico. Foto/Facebook Serena Angelique Velzquez
A
A
A
SAN JUAN - Dua wanita transgender asal New York City, Amerika Serikat (AS) ditemukan tewas di dalam sebuah mobil yang terbakar di Puerto Rico. Yang mengerikan adalah dua jasad korban ditemukan dalam kondisi terbakar parah.
Polisi menemukan mobil Hyundai Elantra, milik ibu dari salah satu korban, di bawah jembatan di jalan raya PR-927 di lingkungan Mambiche Prieto, Humacao. Kota itu berada di tenggara Puerto Rico.
Menurut surat kabar Primera Hora, kedua korban diidentifikasi oleh penduduk setempat sebagai Layla Peláez, 21, dan Serena Angelique Velázquez, 22, asal New York City. Media lainnya menyebut keduanya jadi korban pembunuhan brutal.
Keduanya mengunjungi Puerto Rico, tetapi dilaporkan berencana untuk kembali ke Amerika Serikat pada akhir bulan ini.
Kepala Investigasi Kriminal untuk Kepolisian Puerto Rico di Humacao, Kapten Teddy Morales, mengatakan kepada New York Times bahwa ada panggilan telepon 911 yang melaporkan sebuah mobil terbakar sebelum pukul 05.00 pagi pada tanggal 22 April.
Penyelidik menggali informasi untuk mengidentifikasi dua orang dalam foto di salah satu akun media sosial korban yang kemungkinan berpesta dengan kedua korban di salah satu rumah mereka pada malam sebelumnya.
Kematian mereka membuat jumlah total transgender yang terbunuh di pulau itu menjadi setidaknya empat orang pada tahun ini. Data itu berasal dari Kampanye Hak Asasi Manusia (HRC). Aktivis lokal mengatakan delapan orang dari komunitas LGBTQ + telah tewas sepanjang tahun ini.
Polisi menemukan mobil Hyundai Elantra, milik ibu dari salah satu korban, di bawah jembatan di jalan raya PR-927 di lingkungan Mambiche Prieto, Humacao. Kota itu berada di tenggara Puerto Rico.
Menurut surat kabar Primera Hora, kedua korban diidentifikasi oleh penduduk setempat sebagai Layla Peláez, 21, dan Serena Angelique Velázquez, 22, asal New York City. Media lainnya menyebut keduanya jadi korban pembunuhan brutal.
Keduanya mengunjungi Puerto Rico, tetapi dilaporkan berencana untuk kembali ke Amerika Serikat pada akhir bulan ini.
Kepala Investigasi Kriminal untuk Kepolisian Puerto Rico di Humacao, Kapten Teddy Morales, mengatakan kepada New York Times bahwa ada panggilan telepon 911 yang melaporkan sebuah mobil terbakar sebelum pukul 05.00 pagi pada tanggal 22 April.
Penyelidik menggali informasi untuk mengidentifikasi dua orang dalam foto di salah satu akun media sosial korban yang kemungkinan berpesta dengan kedua korban di salah satu rumah mereka pada malam sebelumnya.
Kematian mereka membuat jumlah total transgender yang terbunuh di pulau itu menjadi setidaknya empat orang pada tahun ini. Data itu berasal dari Kampanye Hak Asasi Manusia (HRC). Aktivis lokal mengatakan delapan orang dari komunitas LGBTQ + telah tewas sepanjang tahun ini.
Lihat Juga :