DPRD Sulsel Dorong Pembentukan Ranperda Dana Cadangan Pilgub 2024
Jum'at, 20 Mei 2022 - 15:56 WIB
loading...
A
A
A
Sekretaris Pemprov Sulsel , Abdul Hayat Gani menyampaikan, menghadapi Pilkada Serentak 2024, peran pemerintah pusat dan pemerintah daerah sangat dibutuhkan. Dia juga yang memimpin rapat persiapan Pilkada 2024 ini di Kantor Gubernur Sulsel, Kamis (19/5) kemarin.
Rapat ini juga membahas terkait pemberian dukungan penyelenggaraan, menjamin ketersediaan anggaran. Dan memberikan fasilitasi bagi penyelenggara, peserta dan masyarakat sebagaimana yang diatur dalam perundang-undangan.
"Mereka sudah membentuk tim kecil, untuk lebih fungsional siapa yang melakukan apa, seperti apa keterlibatan kabupaten kota. Bagaimana dari bidang keuangan mempersiapkan untuk tahun 2022, 2023, hingga 2024 untuk kita efektifkan pentas demokrasi ini," ucap Abdul Hayat .
Sementara itu, Ketua Bawaslu Sulsel Laode Arumahi menilai harus ada keputusan Gubernur Sulsel terkait anggaran untuk provinsi dan kabupaten/kota. Karena menurutnya, di dokumen itu nantinya akan disebutkan item-item apa saja yang ditanggung oleh pemerintah provinsi dan kabupaten/kota.
Baca juga:Gerindra Sulsel Klaim 5 Kursi Sudah Aman untuk DPR RI di Pileg 2024
Kemudian, kata Laode, apakah ini angka maksimal atau angka tengah berdasarkan Peraturan Kementerian Keuangan RI, yang mana pilihan tidak terjadi secara ilegal oleh kabupaten/kota.
"Untuk Bawaslu mengusulkan anggaran Pemilu 2024 sebesar Rp100 sampai 200 miliar lebih. Tapi jika sudah keluar peraturannya, kita bisa tekan dan efisienkan di kabupaten/kota di sekitaran Rp100-an miliar, yang jelasnya sudah ada bayangannya," ungkapnya.
Rapat ini juga membahas terkait pemberian dukungan penyelenggaraan, menjamin ketersediaan anggaran. Dan memberikan fasilitasi bagi penyelenggara, peserta dan masyarakat sebagaimana yang diatur dalam perundang-undangan.
"Mereka sudah membentuk tim kecil, untuk lebih fungsional siapa yang melakukan apa, seperti apa keterlibatan kabupaten kota. Bagaimana dari bidang keuangan mempersiapkan untuk tahun 2022, 2023, hingga 2024 untuk kita efektifkan pentas demokrasi ini," ucap Abdul Hayat .
Sementara itu, Ketua Bawaslu Sulsel Laode Arumahi menilai harus ada keputusan Gubernur Sulsel terkait anggaran untuk provinsi dan kabupaten/kota. Karena menurutnya, di dokumen itu nantinya akan disebutkan item-item apa saja yang ditanggung oleh pemerintah provinsi dan kabupaten/kota.
Baca juga:Gerindra Sulsel Klaim 5 Kursi Sudah Aman untuk DPR RI di Pileg 2024
Kemudian, kata Laode, apakah ini angka maksimal atau angka tengah berdasarkan Peraturan Kementerian Keuangan RI, yang mana pilihan tidak terjadi secara ilegal oleh kabupaten/kota.
"Untuk Bawaslu mengusulkan anggaran Pemilu 2024 sebesar Rp100 sampai 200 miliar lebih. Tapi jika sudah keluar peraturannya, kita bisa tekan dan efisienkan di kabupaten/kota di sekitaran Rp100-an miliar, yang jelasnya sudah ada bayangannya," ungkapnya.
(luq)
Lihat Juga :