Sengkarut Data Tracking COVID-19 Terus Berlanjut

Senin, 22 Juni 2020 - 10:44 WIB
loading...
A A A
Feny menambahkan, data yang tidak sinkron itu terjadi karena beberapa hal. Mulai dari munculnya nama dan alamatnya ganda. Ada juga nama yang tidak ada orangnya ketika dilacak ke alamat yang telah dicantukan dalam database. Serta, banyak pula yang ber-KTP Surabaya, tapi tidak tinggal atau sudah tidak berdomisili di Surabaya lagi. Termasuk warga yang ber-KTP Surabaya tapi sudah kerja dan berdomisili di luar daerah.

Bahkan, lanjutnya, ada juga yang memakai alamat KTP saudaranya ketika periksa di Surabaya, padahal orang tersebut tidak tinggal di Surabaya. Data-data semacam itu tentu tidak bisa masuk ke database Surabaya. Pasalnya, memang tidak ada orangnya ketika diperiksa di lapangan.

Makanya, dia pun terpaksa mengembalikan data orang tersebut lagi ke pemprov. Karena memang setelah di-tracking ke lapangan, tidak ada orang tersebut. Kejadian seperti itu jumlahnya banyak dalam beberapa bulan terakhir.

"Lha, sayangnya, keesokan harinya data orang itu dikembalikan lagi ke Surabaya. kemudian muncul lagi di data Surabaya. Padahal sudah disampaikan bahwa orang tersebut tidak berdomisili di Surabaya,” tegasnya.(Baca juga : RSUD dr Soetomo Penuh, Pasien Corona Bisa Dirawat di RS Husada Utama )

Feny juga memastikan bahwa data-data yang dikembalikan ke pemprov itu sudah benar-benar dilakukan pelacakan ke lapangan dan memang tidak ditemukan orangnya. Dia juga memastikan bahwa selama data pasien itu masih bisa dilacak, pasti petugas tracking di lapangan tidak akan pernah menyerah. "Karena dari awal kita sudah tracking masif," sambungnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Covid-19 di Kabupaten...
Covid-19 di Kabupaten Cirebon Melonjak, 2 Pekan 114 Kasus
Data Akhir Tahun, Kasus...
Data Akhir Tahun, Kasus Terkonfirmasi Positif COVID-19 di KBB Sisakan 2 Orang
Ridwan Kamil Ragukan...
Ridwan Kamil Ragukan Data Ratusan Sekolah di Jabar Jadi Klaster COVID-19
Terulang Lagi di Bali,...
Terulang Lagi di Bali, Pasien COVID-19 Sembuh tapi Ditulis Meninggal Dunia
Bupati Madina Berang...
Bupati Madina Berang Ibu Mertua Ditulis Meninggal, Polisi Panggil Tiga Orang Terkait
Bupati Madina Berang,...
Bupati Madina Berang, Ibu Mertuanya Ditulis Meninggal Dunia dalam Data COVID-19
Dramatis! Polisi Kejar-Kejaran...
Dramatis! Polisi Kejar-Kejaran Tangkap Gengster di Surabaya, 3 Remaja Diamankan
Kecelakaan Mengerikan!...
Kecelakaan Mengerikan! Kontainer Jatuh Timpa Pemotor di Surabaya
Ribuan Pemudik Tiba...
Ribuan Pemudik Tiba di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya
Rekomendasi
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
DBL Indonesia Lepas...
DBL Indonesia Lepas Tim ke Amerika Serikat, Musim 2026-2027 Digelar di 31 Kota
Viral! Tantri Kotak...
Viral! Tantri Kotak Nyaris Dipeluk Penonton Pria di Atas Panggung
Berita Terkini
Korban Terakhir Ledakan...
Korban Terakhir Ledakan Gas di Rumah Mewah di Medan Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup
Punya KTP DKI dan Beli...
Punya KTP DKI dan Beli Rumah Pertama? Ini Syarat Dapat Diskon BPHTB 50 Persen
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved