Ditemukan Luka Lebam di Tubuh MA, 6 Personel Polisi Jalani Pemeriksaan Propam
Selasa, 17 Mei 2022 - 14:04 WIB
loading...
Kabid Propam Polda Sulsel memberikan keterangan terkait enam orang anggota polisi yang diduga melakukan penganiayaan terhadap MA. Foto/Ansar Jumasang
A
A
A
MAKASSAR - Tewasnya MA (18) yang diduga sebagai pengedar narkoba pasca diamankan polisi kini menuai berbagai pertanyaan. Pasalnya, beberapa luka lebam ditemukan di sekujur tubuh MA.
Ada indikasi tindak penganiayaan terhadap MA. Menindaklanjuti hal itu, sebanyak enam personel polisi kini menjalani pemeriksaan Propam Polda Sulsel.
Kabid Propam Polda Sulsel , Kombes Pol Agoeng Adi Kurniawan mengatakan, Propam Polda Sulsel langsung turun tangan setelah mengetahui kejadian tewasnya MA.
Baca Juga: Terduga Pengedar Sabu di Makassar Meninggal Usai Diamankan Polisi
Pihaknya juga berkoordinasi langusng dengan Biddokkes Polda Sulsel yang melakukan pemeriksaan terhadap jenazah MA. Dia juga bilang sudah mengamankan enam orang anggota polisi yang diduga melakukan tindak kekerasan terhadap MA.
"Propam dari kemarin sudah langsung turun ke lapangan, kami koordinasi langsung dari Dokpol, intinya kami melihat benar apa yang disampaikan dokter, dan terkait dengan itu kami sudah mengamankan 6 anggota yang diduga," tutur Agoeng kepada SINDO, Selasa (17/5/2022).
Ada indikasi tindak penganiayaan terhadap MA. Menindaklanjuti hal itu, sebanyak enam personel polisi kini menjalani pemeriksaan Propam Polda Sulsel.
Kabid Propam Polda Sulsel , Kombes Pol Agoeng Adi Kurniawan mengatakan, Propam Polda Sulsel langsung turun tangan setelah mengetahui kejadian tewasnya MA.
Baca Juga: Terduga Pengedar Sabu di Makassar Meninggal Usai Diamankan Polisi
Pihaknya juga berkoordinasi langusng dengan Biddokkes Polda Sulsel yang melakukan pemeriksaan terhadap jenazah MA. Dia juga bilang sudah mengamankan enam orang anggota polisi yang diduga melakukan tindak kekerasan terhadap MA.
"Propam dari kemarin sudah langsung turun ke lapangan, kami koordinasi langsung dari Dokpol, intinya kami melihat benar apa yang disampaikan dokter, dan terkait dengan itu kami sudah mengamankan 6 anggota yang diduga," tutur Agoeng kepada SINDO, Selasa (17/5/2022).
Lihat Juga :