Kena Corona, Penghuni Panti Jompo Dicek Kejiwaannya Sebelum Masuk RS
Senin, 22 Juni 2020 - 07:55 WIB
loading...
Sebelum dibawa ke RS penghuni panti Jompo dirembang yang positif Corona dites kejiwaannya dulu. FOTO : iNews.tv/Musyafa Musa
A
A
A
REMBANG - Tidak semua warga yang positifCorona (COVID-19) dari klaster panti jompo dibawa ke ruang isolasi RSUD dr R Soetrasno Rembang , untuk menjalani perawatan. Tapi sebagian masih berada di dalam panti jompo, diisolasi secara mandiri.
Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Pemkab Rembang, Arif Dwi Sulistya menjelaskan pada tahap pertama lalu, 2 orang penghuni panti yang positif COVID-19 masuk ruang isolasi RSUD. Kemudian per hari Minggu, 21 Juni 2020, terjadi penambahan 11 orang positif di panti jompo tersebut.
Berdasarkan hasil koordinasi antara Dinas Kesehatan, RSUD dan panti jompo, pihak rumah sakit siap merawat pasien dari panti yang kondisi mental kejiwaannya memungkinkan untuk dirawat.
Sedangkan pasien yang mental kejiwaannya membutuhkan pendampingan khusus, seperti sering mengamuk dan biasa buang air kecil/berak di sembarang tempat, tetap dirawat di dalam panti.
“Jadi keputusannya seperti itu, perlu dipilah-pilah menyesuaikan kondisi mental kejiwaan penghuni panti. Tidak semua langsung dirawat di rumah sakit, “ kata Arif, Senin (22 Juni 2020).
Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Pemkab Rembang, Arif Dwi Sulistya menjelaskan pada tahap pertama lalu, 2 orang penghuni panti yang positif COVID-19 masuk ruang isolasi RSUD. Kemudian per hari Minggu, 21 Juni 2020, terjadi penambahan 11 orang positif di panti jompo tersebut.
Berdasarkan hasil koordinasi antara Dinas Kesehatan, RSUD dan panti jompo, pihak rumah sakit siap merawat pasien dari panti yang kondisi mental kejiwaannya memungkinkan untuk dirawat.
Sedangkan pasien yang mental kejiwaannya membutuhkan pendampingan khusus, seperti sering mengamuk dan biasa buang air kecil/berak di sembarang tempat, tetap dirawat di dalam panti.
“Jadi keputusannya seperti itu, perlu dipilah-pilah menyesuaikan kondisi mental kejiwaan penghuni panti. Tidak semua langsung dirawat di rumah sakit, “ kata Arif, Senin (22 Juni 2020).
Lihat Juga :