Kades di Simalungun Resah, Selalu Jadi Sapi Perahan Oknum Pejabat DPMPN
Kamis, 12 Mei 2022 - 14:25 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Tiduri PNS Selingkuhan hingga Punya Anak, Suami Polwan Briptu Suci Dicopot dari Jabatannya
Oknum pejabat tersebut, memaksa para kades untuk membayar pengunggahan APBDes ke Siskudes sebesar Rp1 juta, dan uang minum kepada petugas administrasi yang mengunggah APBDes tersebut ke Siskudes, sebesar Rp25 ribu, sebagai syarat untuk pencairan Dana Desa.
Seorang kades mengaku, jika tidak disetor seperti permintaan oknum pejabat DPMPN Kabupaten Simalungun, pencairan dana desa diancam akan dipersulit. Ancaman ini membuat para kades terpaksa memenuhi pembayaran pungli tersebut.
Baca juga: Tragis! Mulyadi Pembunuh Janda Muda di Bandung Barat Tewas Gantung Diri
Kepala DPMPN Kabupaten Simalungun, Jonni Saragih yang dikonfirmasi membantah adanya pengutipan uang dari kepala desa untuk mengunggah APBDes tersebut. "Tidak benar itu, sebulan lalu sudah saya tegaskan di grup kepala desa atau pangulu, bahwa tidak ada kewajiban-kewajiban seperti itu," tegasnya.
Oknum pejabat tersebut, memaksa para kades untuk membayar pengunggahan APBDes ke Siskudes sebesar Rp1 juta, dan uang minum kepada petugas administrasi yang mengunggah APBDes tersebut ke Siskudes, sebesar Rp25 ribu, sebagai syarat untuk pencairan Dana Desa.
Seorang kades mengaku, jika tidak disetor seperti permintaan oknum pejabat DPMPN Kabupaten Simalungun, pencairan dana desa diancam akan dipersulit. Ancaman ini membuat para kades terpaksa memenuhi pembayaran pungli tersebut.
Baca juga: Tragis! Mulyadi Pembunuh Janda Muda di Bandung Barat Tewas Gantung Diri
Kepala DPMPN Kabupaten Simalungun, Jonni Saragih yang dikonfirmasi membantah adanya pengutipan uang dari kepala desa untuk mengunggah APBDes tersebut. "Tidak benar itu, sebulan lalu sudah saya tegaskan di grup kepala desa atau pangulu, bahwa tidak ada kewajiban-kewajiban seperti itu," tegasnya.
(eyt)
Lihat Juga :