Pangkalpinang Gelar Tes Swab Random Selama 35 Hari di Pusat Perbelanjaan

Minggu, 21 Juni 2020 - 11:05 WIB
loading...
Pangkalpinang Gelar...
Pangkalpinang Gelar Tes Swab Random Selama 35 Hari di Pusat Perbelanjaan. Foto/SINDOnews/Haryanto
A A A
PANGKALPINANG - Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Pangkalpinang akan menggelar tes swab secara acak kepada pengelola, karyawan dan pedagang toko di sejumlah pusat perbelanjaan dan layanan publik.

Hal itu akan dilakukan selama 35 hari berturut-turut untuk memetakan dan mengantisipasi penyebaran COVID-19 melalui transmisi lokal.

Tes swabn dilakukan jelang diaktifkannya kembali seluruh kegiatan perekonomian termasuk pusat perbelanjaan dan pelayanan publik di Kota Pangkalpinang pada Senin, (22/6/2020).

Tes swab ini dilakukan dengan mengambil sampe secara acak dari pihak pengelola, karyawan, pedagang maupun pengunjung dan dilakukan setiap hari selama 35 hari berturut-turut.

Namun, tes swab ini tidak dilakukan secara menyeluruh karena keterbatasan PC-R dan reagen sehingga harus dilakukan secara acaka dan diambil 20 orang saja untuk setiap titik pelaksanaan. (Baca juga: Hendak Pesta Seks, 2 Pekerja Salon Seksi Dicokok Satpol PP)

"Hingga saat ini dari 147 kasus COVID-19 di Bangka Belitung tercata 21 kasus berasal dari cluster yang tidak diketahui dan diduga terjangkit dari transmisi lokal yang sulit di deteksi sumber penyebarannya," jelas Sekretaris GTPPC-19 Kota Pangkalpinang dr Masagus M Hakim.

Sementara itu, di Kota Pangkalpinang dari 33 kasus COVID-19 tercatat 28 orang dinyatakan sembuh, 1 meninggal dan 4 orang masih dalam perawatan.
(boy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Awal Tahun 2022, Sumsel...
Awal Tahun 2022, Sumsel Diprediksi Bebas COVID-19
Kemenkumham Salurkan...
Kemenkumham Salurkan Puluhan Ribu Paket kepada Masyarakat Terdampak COVID-19
Jelang Lebaran, Kota...
Jelang Lebaran, Kota Medan Disemprot Cairan Disinfektan Skala Besar dan Masif
Cegah Virus Varian Baru...
Cegah Virus Varian Baru dari Luar Negeri, Khofifah: 3.636 Pekerja Migran Telah Kami Isolasi
Nikmati Waktu di Rumah...
Nikmati Waktu di Rumah Aja dengan Mocktail Enak dan Menyegarkan
Terkini COVID-19 di...
Terkini COVID-19 di Palembang, 48 Orang Positif Terpapar
Satu Lagi Varian Baru...
Satu Lagi Varian Baru Virus Corona Bikin Was-was Ahli Kesehatan
8 Virus yang Berpotensi...
8 Virus yang Berpotensi Menyebabkan Pandemi, Ancaman bagi Kesehatan Global
Diserang Virus Misterius,...
Diserang Virus Misterius, Warga Kazakhstan Diwajibkan Pakai Masker hingga 2025
Rekomendasi
UNCLOS 82, Strategi...
UNCLOS 82, Strategi Sea Denial Melawan AT Mahan
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Benarkah Muharram atau...
Benarkah Muharram atau Suro Bulan Keramat? Begini Pandangan Islam
Berita Terkini
Konsolidasi Kekuatan...
Konsolidasi Kekuatan di Jawa Barat, Perindo Targetkan Basis Kemenangan dan Model Nasional
Polisi Sebut Aksi Unjuk...
Polisi Sebut Aksi Unjuk Rasa BEM UI di Bundaran HI Tak Sesuai Aturan
Makin Dicintai Dunia,...
Makin Dicintai Dunia, Batik Ramah Lingkungan Asal Semarang Sukses Mendunia lewat LinkUMKM BRI
BMKG Ungkap 5 Daerah...
BMKG Ungkap 5 Daerah Tak Diguyur Hujan Lebih Sebulan, Probolinggo Terlama
Hujan Diprediksi Guyur...
Hujan Diprediksi Guyur Sebagian Besar Jakarta Siang hingga Sore Hari Ini
CCTV Bundaran HI Dituding...
CCTV Bundaran HI Dituding Mati saat Demo Mahasiswa, Diskominfotik DKI Jakarta Buka Suara
Infografis
10 Miliarder Paling...
10 Miliarder Paling Boncos di 100 Hari Trump, Elon Musk Kehilangan Rp727 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved