Pimpin Halal Bihalal, Wagub Jabar Motivasi Semangat ASN Laksanakan Tugas
Senin, 09 Mei 2022 - 22:11 WIB
loading...
Wakil Gubernur Jabar, Uu Ruzhanul Ulum jadi pembina apel sekaligus halal bihalal pegawai Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Jabar serta Dinas Sumber Daya Air di Kota Bandung, Senin (9/5/2022). Foto/Ist
A
A
A
BANDUNG - Wakil Gubernur Jawa Barat (Jabar), Uu Ruzhanul Ulum memotivasi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemda Provinsi Jabar untuk terus bekerja dengan semangat dan sebaik-baiknya.
Hal itu disampaikan Wagub Jabar saat menjadi pembina apel sekaligus halal bihalal pegawai Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Jabar serta Dinas Sumber Daya Air di Kota Bandung, Senin (9/5/2022).
Baca juga: Briptu Suci Polwan Cantik Ditipu PNS, Ngaku Perjaka Ternyata Punya Anak Hasil Selingkuh
Dalam arahannya, Pak Uu, sapaan akrab Wagub Jabar menyatakan Bulan Suci Ramadan yang telah dijalani para ASN agar menjadi spirit dalam melaksanakan tugas. Menurutnya, Bulan Ramadan dikenal sebagai riyadhoh yang artinya mencegah kemungkaran.
Dengan kata lain, ibadah puasa di Bulan Ramadan tidak sekadar sebagai sebuah aktivitas lahiriah, tetapi juga batiniah. Sehingga dalam melaksanakan tugas diupayakan dapat terbebas dari segala hawa nafsu negatif.
"Bulan puasa merupakan salah satu alat untuk riyadhoh kita dalam meningkatkan keimanan dan ketakwaan, hingga ketauhidan kita kuat, keislaman kuat, yang akhirnya kita kembali kepada fitrah, dan mendapatkan kebahagiaan," tutur Pak Uu.
"Maka mudah-mudahan kita setelah ditempa riyadhoh satu bulan, belajar melaksanakan amal ibadah," imbuhnya.
Hal itu disampaikan Wagub Jabar saat menjadi pembina apel sekaligus halal bihalal pegawai Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Jabar serta Dinas Sumber Daya Air di Kota Bandung, Senin (9/5/2022).
Baca juga: Briptu Suci Polwan Cantik Ditipu PNS, Ngaku Perjaka Ternyata Punya Anak Hasil Selingkuh
Dalam arahannya, Pak Uu, sapaan akrab Wagub Jabar menyatakan Bulan Suci Ramadan yang telah dijalani para ASN agar menjadi spirit dalam melaksanakan tugas. Menurutnya, Bulan Ramadan dikenal sebagai riyadhoh yang artinya mencegah kemungkaran.
Dengan kata lain, ibadah puasa di Bulan Ramadan tidak sekadar sebagai sebuah aktivitas lahiriah, tetapi juga batiniah. Sehingga dalam melaksanakan tugas diupayakan dapat terbebas dari segala hawa nafsu negatif.
"Bulan puasa merupakan salah satu alat untuk riyadhoh kita dalam meningkatkan keimanan dan ketakwaan, hingga ketauhidan kita kuat, keislaman kuat, yang akhirnya kita kembali kepada fitrah, dan mendapatkan kebahagiaan," tutur Pak Uu.
"Maka mudah-mudahan kita setelah ditempa riyadhoh satu bulan, belajar melaksanakan amal ibadah," imbuhnya.
Lihat Juga :