Mencekam, Dua Kampung di Bima Bentrok 1 Tewas dan 13 Rumah Dibakar
Sabtu, 20 Juni 2020 - 21:57 WIB
loading...
A
A
A
Dijelaskanya, bahwa asal mula aksi pengeroyokan itu terjadi saat korban AR melintas dalam perkampungan Desa Padolo dengan menggunakan sepeda motor. AR yang saat itu dianggap ugal ugalan dengan membesarkan suara motornya, ditegur oleh salah seorang warga. Tak terima ditegur, AR pun balik dan memanggil seorang temannya hingga menyerang rumah warga Padolo. (Baca juga: Kebakaran Hebat Hanguskan Lima Rumah di Pasar Empat Lawang )
“AR dan temannya pun langsung mendapat perlawanan dan dikeroyok oleh warga Desa Padolo hingga AR dinyatakan meninggal dunia setelah sempat dirawat beberapa jam akibat luka dalam terkena benda tumpul dan benda tajam,” terang Gunawan
Keluarga korban pun tak terima, dan akhirnya melakukan penyerangan balik pada Sabtu jelang siang tadi. Sementara, dua pelaku pengeroyokan terhadap AR yang belum diketahui identitasnya, telah ditangkap dan diamankan di Mapolres Bima.
Bersamaan itu pula, dua pelaku pengerusakan disertai pembakaran rumah warga di Desa Padolo, juga telah diamankan bersama barang bukti Bahan Bakar Minyak jenis bensin yang diduga dipergunakan untuk kembali menyerang.
Namun, mengantisipasi terjadinya bentrokan susulan, ratusan aparat gabungan Polisi, TNI, Brimob, disiagakan di tengah perbatasan dua kampung antara Desa Padolo, Kecamatan Palibelo dan Desa Talabiu, Kecamatan Woha, Bima-NTB.
“AR dan temannya pun langsung mendapat perlawanan dan dikeroyok oleh warga Desa Padolo hingga AR dinyatakan meninggal dunia setelah sempat dirawat beberapa jam akibat luka dalam terkena benda tumpul dan benda tajam,” terang Gunawan
Keluarga korban pun tak terima, dan akhirnya melakukan penyerangan balik pada Sabtu jelang siang tadi. Sementara, dua pelaku pengeroyokan terhadap AR yang belum diketahui identitasnya, telah ditangkap dan diamankan di Mapolres Bima.
Bersamaan itu pula, dua pelaku pengerusakan disertai pembakaran rumah warga di Desa Padolo, juga telah diamankan bersama barang bukti Bahan Bakar Minyak jenis bensin yang diduga dipergunakan untuk kembali menyerang.
Namun, mengantisipasi terjadinya bentrokan susulan, ratusan aparat gabungan Polisi, TNI, Brimob, disiagakan di tengah perbatasan dua kampung antara Desa Padolo, Kecamatan Palibelo dan Desa Talabiu, Kecamatan Woha, Bima-NTB.
(mpw)
Lihat Juga :