1 Pedagang Positif COVID-19, Pemkab Kendal Tutup Pasar Gladag
Sabtu, 20 Juni 2020 - 10:45 WIB
loading...
Petugas Satpol PP Kabupaten Kendal, melakukan penutupan Pasar Gladag, setelah satu pedagangnya terpapar COVID-19. Foto/iNews TV/Eddie Prayitno
A
A
A
KENDAL - Pemkab Kendal, terpaksa menutup operasional Pasar Gladag, setelah satu pedagangnya dinyatakan positif terpapar COVID-19. Pasar ditutup selama tiga hari ke depan.
(Baca juga: Banjir Tasikmalaya: 500 Keluarga Terisolir, 70 Hektar Sawah Terendam )
Seluruh aktivitas perdagangan dilarang dilakukan di pasar tradisional tersebut. Petugas juga telah memasang garis larangan, dan menyosialisasikannya kepada para pedagang.
Meski begitu, sejumlah pedagang masih saja ada yang nekat berjualan di sekitar pasar yang telah ditutup. Mereka berdalih terlanjur mendapatkan pasokan badang dagangan, dan belum mengetahui adanya penutupan pasar.
Petugas yang berada di pasar tersebut, langsung meminta para pedagang yang masih nekat berjualan untuk mengemasi barang dagangannya dan menghentikan aktivitas perdagangan.
Hingga kini petugas gabungan dari Pemkab kendal, kepolisian, dan TNI masih bersiaga di pasar tersebut, untuk mengantisipasi adanya pelanggaran terhadap penutupan pasar.
(Baca juga: Adobe akan Pensiunkan Flash pada Akhir Tahun ini )
(Baca juga: Banjir Tasikmalaya: 500 Keluarga Terisolir, 70 Hektar Sawah Terendam )
Seluruh aktivitas perdagangan dilarang dilakukan di pasar tradisional tersebut. Petugas juga telah memasang garis larangan, dan menyosialisasikannya kepada para pedagang.
Meski begitu, sejumlah pedagang masih saja ada yang nekat berjualan di sekitar pasar yang telah ditutup. Mereka berdalih terlanjur mendapatkan pasokan badang dagangan, dan belum mengetahui adanya penutupan pasar.
Petugas yang berada di pasar tersebut, langsung meminta para pedagang yang masih nekat berjualan untuk mengemasi barang dagangannya dan menghentikan aktivitas perdagangan.
Hingga kini petugas gabungan dari Pemkab kendal, kepolisian, dan TNI masih bersiaga di pasar tersebut, untuk mengantisipasi adanya pelanggaran terhadap penutupan pasar.
(Baca juga: Adobe akan Pensiunkan Flash pada Akhir Tahun ini )
Lihat Juga :