Kamis Wage Gunung Ibu Kembali Erupsi Warga Dilarang Mendekat

Kamis, 28 April 2022 - 10:47 WIB
loading...
Kamis Wage Gunung Ibu Kembali Erupsi Warga Dilarang Mendekat
Gunung Api Ibu di Pulau Halmahera, Maluku Utara, kembali erupsi dan memunculkan kolom abu setinggi 2.500 meter dari puncak gunung. Foto/PVMBG
A A A
HALMAHERA - Gunung api Ibu yang berada di Pulau Halmahera, Maluku Utara, kembali erupsi dan menyemburkan abu vulkanik ke udara hingga mencapai ketinggian 2.500 meter di atas puncak gunung. Dikutip dari Magma Indonesia, erupsi terjadi Kamis (28/4/2022) pagi, sekitar pukul 08.43 WIT.

Baca juga: Gunung Ibu Erupsi, PVMBG: Kolom Abu 2.500 Meter di Atas Puncak

Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang hingga tebal ke arah barat laut. Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 28 mm dan durasi 80 detik. Masyarakat di sekitar Gunung Ibu dan pengunjung atau wisatawan, diimbau agar tidak beraktivitas di dalam radius 2 km dan perluasan sektoral berjarak 3,5 km ke arah bukaan kawah di bagian utara dari kawah aktif Gunung Ibu.



Jika terjadi hujan abu, masyarakat yang beraktivitas di luar rumah disarankan untuk menggunakan masker dan kacamata, untuk melindungi diri dari bahaya kandungan kimia di dalam material vulkanik yang menyembur dari dalam kawah Gunung Ibu.

Baca juga: Kisah Guteng, Mengayuh Sepeda Tangerang-Magelang Demi Bisa Berkumpul Keluarga saat Lebaran



Sejak Jumat (22/4/2020) Gunung Ibu terus mengalami erupsi, dan menyemburkan material vulkanik dari perut bumi. Saat ini Gunung Ibu berada pada level II atau siaga. Dari catatan PVMBG hingga Rabu (27/4/2022), tercatat sudah terjadi 74 kali gempa letusan atau erupsi dengan amplitudo 15-30 mm, dan lama gempa 19-70 detik.

Baca juga: Diterkam Buaya Muara, Jasad Gadis di Bintan Ditemukan Tak Utuh Lagi

Selain itu juga tercatat 63 kali terjadi gempa guguran dengan amplitudo 3-12 mm, dan lama gempa 25-60 detik. Ada sebanyak 23 kali gempa hembusan dengan amplitudo 5-14 mm, dan lama gempa 10-40 detik. Terjadi juga sembilan kali harmonik dengan amplitudo 2-18 mm, dan lama gempa 35-50 detik. Serta, 33 kali gempa vulkanik dangkal dengan amplitudo 3-17 mm, dan lama gempa 8-15 detik.
(eyt)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2362 seconds (10.177#12.26)