Peringati Hari Otoda, Gubernur Khofifah Dorong ASN Aktif Berinovasi
Senin, 25 April 2022 - 11:49 WIB
loading...
Gubernur Khofifah Indar Parawansa mendorong ASN Jawa Timur aktif berinovasi.Foto/ist
A
A
A
SURABAYA - Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa mendorong Aparatur Sipil Negara (ASN) di Jatim untuk proaktif menciptakan inovasi dan menerapkan nilai berakhlak dalam peringatan Hari Otonomi Daerah (Otoda) yang ke XXVI tahun 2022, Senin (25/4/2022).
"Ada cita-cita besar yang ingin kita wujudkan bersama menyongsong Indonesia Emas 2045. Tentu saja sinergi, kolaborasi dan juga harmonisasi pembangunan antara pusat dengan daerah menjadi hal utama yang harus diprioritaskan," kata Khofifah.
Dengan sikap proaktif, kata dia, akan menjadi modal dan kekuatan guna mencapai pemerintahan daerah Jatim yang mampu memaksimalkan pelaksanaan otonomi daerahnya. Terlebih dengan penerapan core values Berakhlak. Yang tak lain memiliki kepanjangan dari berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif dan kolaboratif.
baca juga: Perkuat Ketahanan Pangan Nasional, Khofifah Galakkan Aksi Percepatan Tanam Padi di Ngawi
Sikap proaktif harus dijadikan kebiasaan baru di lingkungan ASN kita. Dimana proaktif ini biasanya bisa tumbuh jika didahului dengan sikap peka dengan permasalahan lingkungan kerjanya. Yang kemudian dilanjutkan dengan sikap proaktif mencari solusi dan diimplementasikan dalam format inovasi baru, tegas Khofifah.
Orang nomor satu di Jatim itu juga menyebutkan bahwa, dalam kerangka otonomi daerah, banyak inovasi yang dilakukan di tataran Pemprov Jatim. Mulai dari reformasi birokrasi, penyelarasan rencana kerja pembangunan antara pusat dengan pemprov dan juga pemprov dengan pemkab/pemkot, serta penyelarasan peraturan daerah dengan peraturan yang diterbitkan oleh pemerintah pusat.
"Ada cita-cita besar yang ingin kita wujudkan bersama menyongsong Indonesia Emas 2045. Tentu saja sinergi, kolaborasi dan juga harmonisasi pembangunan antara pusat dengan daerah menjadi hal utama yang harus diprioritaskan," kata Khofifah.
Dengan sikap proaktif, kata dia, akan menjadi modal dan kekuatan guna mencapai pemerintahan daerah Jatim yang mampu memaksimalkan pelaksanaan otonomi daerahnya. Terlebih dengan penerapan core values Berakhlak. Yang tak lain memiliki kepanjangan dari berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif dan kolaboratif.
baca juga: Perkuat Ketahanan Pangan Nasional, Khofifah Galakkan Aksi Percepatan Tanam Padi di Ngawi
Sikap proaktif harus dijadikan kebiasaan baru di lingkungan ASN kita. Dimana proaktif ini biasanya bisa tumbuh jika didahului dengan sikap peka dengan permasalahan lingkungan kerjanya. Yang kemudian dilanjutkan dengan sikap proaktif mencari solusi dan diimplementasikan dalam format inovasi baru, tegas Khofifah.
Orang nomor satu di Jatim itu juga menyebutkan bahwa, dalam kerangka otonomi daerah, banyak inovasi yang dilakukan di tataran Pemprov Jatim. Mulai dari reformasi birokrasi, penyelarasan rencana kerja pembangunan antara pusat dengan pemprov dan juga pemprov dengan pemkab/pemkot, serta penyelarasan peraturan daerah dengan peraturan yang diterbitkan oleh pemerintah pusat.
Lihat Juga :