Kisah Entong Gendut, Pendekar Betawi yang Melawan Penjajah dengan Kelewang

Jum'at, 22 April 2022 - 05:03 WIB
loading...
Kisah Entong Gendut,...
Selain Si Pitung, salah satu jawara Betawi yang sangat merepotkan kompeni Belanda adalah Entong Gendut. Jagoan Betawi itu hanya menggunakan senjata seadanya, nekat menyerbu petinggi Belanda. Foto ilustrasi SINDOnews
A A A
JAKARTA - Selain Si Pitung, salah satu jawara Betawi yang sangat merepotkan kompeni Belanda adalah Entong Gendut. Dikisahkan, jagoan Betawi itu hanya menggunakan senjata seadanya, yaitu kelewang, nekat menyerbu petinggi Belanda yang sedang pesta di salah satu lokasi di Jayakarta (Jakarta) kala itu. Dalam serangan itu, Entong Gendut dan kelompoknya berhasil merampas pistol. Semua aksi heroiknya tercatat dalam arsip-arsip Belanda.

Entong, kala itu (1916) tampil menjadi pahlawan bagi warga Betawi yang pada umumnya petani. Semua bermula dari kesombongan kaum penjajah. Pada masa itu, masyarakat Betawi, khususnya ditempat Entong tinggal yaitu di Condet, Jakarta Timur, para petani hidup dalam tekanan pihak Belanda.

.

Para petani adalah kelompok masyarakat yang terimpit sistem open door policy. Melalui kebijakan ini, Belanda membuka pintu selebar-lebarnya kepada pihak swasta untuk membeli tanah masyarakat di daerah yang dikuasai Belanda. Baca juga: Haramkan Mustafa Kemal Ataturk, Haji Lulung Usul Turki Utsmani Jadi Nama Jalan di Tanah Betawi

Dengan kebijakan ini, Inggris mendapat keuntungan karena bisa membeli tanah dan menjadi tuan tanah. Pada masa itu, seluruh tanah yang berada di daerah Condet hingga Tanjung Timur dan Tanjung Barat dikuasai oleh tuan tanah Inggris.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Haji Ghoni Kembali Dipercaya...
Haji Ghoni Kembali Dipercaya Pimpin Forkabi
Pemprov Jakarta Gelar...
Pemprov Jakarta Gelar Atraksi Budaya Betawi di CFD Rasuna Said
Polinema Bantu Petani-UMKM...
Polinema Bantu Petani-UMKM Melon Blitar Go Digital dan Hemat Energi
Hadapi Musim Kemarau,...
Hadapi Musim Kemarau, Petani Jabar Ikuti Edukasi Pentingnya Perubahan Pola Budidaya
Apkarindo Sumsel dan...
Apkarindo Sumsel dan JICA Uji Coba Teknologi Pengendalian Gugur Daun Karet Skala 150 Hektare
RT 11 Gandaria Utara...
RT 11 Gandaria Utara Punya Suara Malam Logat Betawi: Teknologi Jalan, Warga Tenang, Polda Metro Puji Inovasi
Relawan Tim 8 Prabowo-Gibran:...
Relawan Tim 8 Prabowo-Gibran: Program Perhutanan Sosial Jangkau 2 Juta Keluarga Petani
Serap Beras Petani,...
Serap Beras Petani, Kapasitas Gudang Bulog Ditambah hingga 7 Juta Ton
BRI Salurkan KUR Rp65,95...
BRI Salurkan KUR Rp65,95 Triliun, Jangkau 558.000 Petani dan 23.000 Nelayan
Rekomendasi
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Anggota DPD RI Filep...
Anggota DPD RI Filep Desak Pembentukan Satgas Pencegahan Pungli di Kantor Imigrasi
Nama Raffi Ahmad Terseret...
Nama Raffi Ahmad Terseret Kasus Bluray Cargo, Respons Nagita Slavina Jadi Sorotan
Berita Terkini
Gempa M5,4 Guncang Sangihe...
Gempa M5,4 Guncang Sangihe Sulut Pagi Ini, Tidak Berpotensi Tsunami
Catat! Minggu Ini Tidak...
Catat! Minggu Ini Tidak Ada CFD di Jalan Sudirman-Thamrin dan Rasuna Said
Puncak Musim Kemarau...
Puncak Musim Kemarau Agustus 2026, BMKG Ingatkan Dampak El Nino
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
Infografis
10 Atlet Dengan Bayaran...
10 Atlet Dengan Bayaran Tertinggi 2026: Messi Dikalahkan Petinju Canelo Alvarez
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved