Safari Ramadhan, KKP Luncurkan Kampung Bandeng Gresik

Kamis, 21 April 2022 - 04:32 WIB
loading...
Safari Ramadhan, KKP...
KKP luncurkan Kampung Bandeng Gresik. Foto: Istimewa
A A A
GRESIK - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) menggelar Safari Ramadhan.

Kegiatan ini yang dirangkaikan dengan peluncuran Quality Assurance (QA) sistem jaminan mutu dan keamanan hasil perikanan dari hulu sampai hilir ini digelar, di Kampung Budidaya Ikan Bandeng, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

Pembangunan kampung perikanan budidaya ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan implementasi jaminan mutu hasil perikanan dari hulu (Unit usaha budidaya) sampai hilir (Unit suplayer, UMKM) dalam rangka peningkatan ekspor hasil perikanan.

Kepala Standardisasi Sistem dan Kepatuhan BKIPM, Teguh Samudro mengatakan, selain mencanangkan Kampung Budidaya Ikan Bandeng, KKP melalui BKIPM juga akan melakukan pembinaan teknis secara periodik.

Baca juga: Menteri KKP Trenggono Dorong Pengembangan PPN Brondong

“Dengan jaminan QA pada hasil perikanan ini diharapkan dapat menjawab tuntutan konsumen/negara buyer terkait pemenuhan standar, kualitas, penerapan program keamanan pangan, pencegahan pengendalian kontaminan, serta dampak proses produksi terhadap lingkungan dari hulu sampai hilir," kata Teguh, Rabu (20/4/2022).

Sebagai salah satu produsen ikan bandeng terbesar di Indonesia, volume bandeng Kabupaten Gresik, pada tahun 2020 sebesar 87.119 ton dari total produksi perikanan budidaya sebesar 138.578 ton dengan total luas area budidaya 28.000 Ha.

Berdasarkan data Dinas Perikanan Kabupaten Gresik, produksi perikanan budidaya pada tahun 2021 sejumlah 90.397,84 ton. Sedangkan Desa Pangkahwetan memiliki luas 3.186,18 Ha dengan potensi budidaya perikanan 2.465,49 Ha serta luas tambak yang sudah beroperasi 378 Ha dengan total produksi 5.231 ton.

Adapun jumlah pelaku usaha budidaya bandeng di Kecamatan Ujungpangkah sebanyak 1.713 orang. Sedang khusus di Desa Pangkahwetan, berjumlah 413 orang yang terdiri dari pemilik unit usaha perorangan dan kelompok pembudidaya.

Baca: Produksi Ikan Bandeng di Kabupaten Wajo Meningkat

"86 orang diantaranya merupakan pembudidaya bandeng," sambung Teguh.

Sementara itu, berdasarkan hasil verifikasi QA terhadap 6 kelompok pembudidaya ikan bandeng dan satu orang pembudidaya di Dusun Sumbersuci dapat disimpulkan bahwa kemampuan unit usaha dalam pemenuhan standar berbudidaya bandeng.

Namun masih perlu ditingkatkan dan dapat diusulkan untuk diproses Self Declare guna pemenuhan persyaratan cara budidaya ikan yang baik untuk skala mikro hingga kecil.

Ke depan, produk usaha budidaya bandeng dari desa ini pun diyakini dapat men-supply pasar ekspor melalui mini plant atau suplier yang telah memiliki sertifikat Cara Penanganan Ikan yang Baik (CPIB).

“Dalam rangka mencegah adanya penyakit ikan pada budidaya ikan bandeng di Desa Pangkahwetan, maka BKIPM merencanakan untuk melaksanakan Pemantauan Penyakit Ikan Karantina (PIK) dan pengendalian mutu dan keamanan hasil perikanan melalui monitoring dalam rangka pelaksanaan INPRES 01/2017 sebanyak dua kali dalam satu tahun dan Verifikasi Quality Assurance sebanyak empat kali dalam satu tahun”, ujar Teguh di sela acara.

Baca: Ikan Bandeng Nyaris Membusuk Jadi Alat untuk Serangan Fajar Pilkada Cilegon

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono telah menetapkan tiga program prioritas KKP, salah satunya pembangunan kampung perikanan budidaya berbasis kearifan lokal.

Menurutnya, terdapat tiga kategori, yaitu kampung perikanan budidaya pedalaman untuk komoditas air tawar, kampung perikanan budidaya pesisir untuk komoditas payau, serta kampung perikanan budidaya laut.
(san)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pembudidaya Ikan Bioflok...
Pembudidaya Ikan Bioflok Karawang Sukses Wujudkan Asta Cita Presiden Prabowo
Kisah Inspiratif Irine...
Kisah Inspiratif Irine Yandri Sandrika, Sukses Bangun Bisnis Sop Buah
Penjelasan TNI soal...
Penjelasan TNI soal Siswa SMP di Gresik Diduga Terkena Peluru Nyasar
Safari Ramadan, Pertamina...
Safari Ramadan, Pertamina Lubricants Santuni 130 Anak Yatim di Gresik
Pramono Hadiri Festival...
Pramono Hadiri Festival Bandeng Rawa Belong: Yang Paling Gede Berapa Kilo?
Jadi Dewan Penasihat,...
Jadi Dewan Penasihat, Rusdi Kirana Letakan Batu Pertama Gedung Rektorat USG
KKP Tegaskan Tambang...
KKP Tegaskan Tambang di Pulau Kecil Dibolehkan Asal Penuhi Syarat Ketat
Viral Pulau Umang Dijual...
Viral Pulau Umang Dijual Rp65 Miliar di Medsos, KKP Buka Suara
Dukung Giant Sea Wall,...
Dukung Giant Sea Wall, Kemendiktisaintek Akan Bentuk Satgas Khusus
Rekomendasi
Prabowo Terbitkan Aturan...
Prabowo Terbitkan Aturan Baru untuk Perkuat Peran Indonesia di UNESCO
Bahaya Romantisasi Oligarki...
Bahaya Romantisasi Oligarki Putih
Jalan Pintas Nostalgia:...
Jalan Pintas Nostalgia: Ragnarok Buka Server EDDGA, Naik Level Kini Sekejap Mata
Berita Terkini
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
Kolaborasi Kemanusiaan,...
Kolaborasi Kemanusiaan, Polda Riau Bantu 310 Warga Ikut Operasi Katarak Gratis
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
Membuka Peluang Mandiri:...
Membuka Peluang Mandiri: Pemuda Disabilitas Karawang Dibekali Keterampilan Cetak Sablon
Dukung Nanik S Deyang...
Dukung Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN, APJI Harap Tata Kelola Program MBG Dibenahi
Gunung Dukono Erupsi...
Gunung Dukono Erupsi Sore Ini, Luncurkan 1.200 Meter Abu Vulkanik
Infografis
China Luncurkan AI Baru...
China Luncurkan AI Baru Manus, Pintar Analisis Pasar Saham
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved