Kegiatan Baca Alquran di Jalan Tunjungan Tidak Berizin, Ini Reaksi Pemkot Surabaya
Kamis, 21 April 2022 - 04:15 WIB
loading...
A
A
A
Untuk mengantisipasi kegiatan tersebut, pihaknya akan terus melakukan pengamanan bersama Muspika dan tiga pilar, yakni kecamatan bersama TNI-Polri, serta tokoh masyarakat.
"Masyarakat harus tahu apakah kegiatan keagamaan ini memang hanya untuk masyarakat umum atau untuk kepentingan politik," bebernya.
Sementara itu, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Surabaya, Muhammad Yazid mengatakan, bahwa ormas yang menggelar kegiatan Membaca Alquran Berjamaah On The Spot (di trotoar sepanjang Jalan Tunjungan) dalam rangka memperingati malam Nuzulul Quran adalah ormas yang tidak terdaftar atau tidak diketahui asal usulnya.
Baca: Razia di Sampang, Warga Tak Pakai Masker Dihukum Baca Alquran
"Maka ini kewajiban untuk menjaga seduluran (persaudaraan) dan kebersamaan. Serta menjaga Surabaya untuk tetap damai dan harmonis. Apalagi acara ini tidak mendaftarkan perizinan pada kepolisian," jelas Yazid.
Meski demikian, ia juga sangat mendukung kegiatan yang mengarah pada keragaman dan kerukunan umat beragama. Hanya saja, ia turut menyayangkan kegiatan yang tidak diketahui siapa penyelenggaranya.
"Masyarakat harus tahu apakah kegiatan keagamaan ini memang hanya untuk masyarakat umum atau untuk kepentingan politik," bebernya.
Sementara itu, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Surabaya, Muhammad Yazid mengatakan, bahwa ormas yang menggelar kegiatan Membaca Alquran Berjamaah On The Spot (di trotoar sepanjang Jalan Tunjungan) dalam rangka memperingati malam Nuzulul Quran adalah ormas yang tidak terdaftar atau tidak diketahui asal usulnya.
Baca: Razia di Sampang, Warga Tak Pakai Masker Dihukum Baca Alquran
"Maka ini kewajiban untuk menjaga seduluran (persaudaraan) dan kebersamaan. Serta menjaga Surabaya untuk tetap damai dan harmonis. Apalagi acara ini tidak mendaftarkan perizinan pada kepolisian," jelas Yazid.
Meski demikian, ia juga sangat mendukung kegiatan yang mengarah pada keragaman dan kerukunan umat beragama. Hanya saja, ia turut menyayangkan kegiatan yang tidak diketahui siapa penyelenggaranya.
Lihat Juga :