Masih Bersoal, Pembangunan RS Batua Bakal Dilanjutkan
Senin, 18 April 2022 - 19:23 WIB
loading...
Kondisi bangunan RS Batua. Pemkot Makassar bakal melanjutkan pembangunan rumah sakit tersebut. Foto: Sindonews/dok
A
A
A
MAKASSAR - Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar , kembali menganggarkan Rp10 miliar untuk kelanjutan proyek Rumah Sakit Batua. Padahal, bangunan ini diketahui masih bersoal lantaran terdapat kasus korupsi di dalamnya.
Diketahui, penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Sulsel, mengajukan kasus dugaan korupsi pembangunan RS Batua Makassar tahap I tahun 2018 ke Kejati Sulsel untuk disidangkan dengan alasan bangunan tidak bisa digunakan.
Baca Juga: Kelanjutan Pembangunan RS Batua dan Jumpandang Masih Dipertimbangkan
Hanya saja, kini pihak Pemkot Makassar berpandangan lain dan berencana melanjutkan pembangunan.
Hal itu disampaikan langsung oleh Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, usai dirinya hadir sebagai saksi dalam sidang perkara dugaan korupsi pembangunan RS Batua Makassar tahun anggaran 2018 di Pengadilan Negeri Makassar, Senin (18/4/2022).
Berdasarkan analisis data yang ia terima dari tim ahli Universitas Hasanuddin, bangunan tersebut dinilai masih layak dan kokoh untuk digunakan sehingga pihaknya kembali menganggarkan Rp10 miliar dalam APBD tahun 2022.
Diketahui, penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Sulsel, mengajukan kasus dugaan korupsi pembangunan RS Batua Makassar tahap I tahun 2018 ke Kejati Sulsel untuk disidangkan dengan alasan bangunan tidak bisa digunakan.
Baca Juga: Kelanjutan Pembangunan RS Batua dan Jumpandang Masih Dipertimbangkan
Hanya saja, kini pihak Pemkot Makassar berpandangan lain dan berencana melanjutkan pembangunan.
Hal itu disampaikan langsung oleh Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, usai dirinya hadir sebagai saksi dalam sidang perkara dugaan korupsi pembangunan RS Batua Makassar tahun anggaran 2018 di Pengadilan Negeri Makassar, Senin (18/4/2022).
Berdasarkan analisis data yang ia terima dari tim ahli Universitas Hasanuddin, bangunan tersebut dinilai masih layak dan kokoh untuk digunakan sehingga pihaknya kembali menganggarkan Rp10 miliar dalam APBD tahun 2022.
Lihat Juga :