Mualaf di Balik Jeruji Besi Lapas Karawang, Chandra Temukan Ketenangan Batin
Jum'at, 15 April 2022 - 15:48 WIB
loading...
Candra, menjadi mualaf pada Maret 2022 di Lapas Karawang, Jawa Barat. Warga binaan ini menemukan ketenangan batin setelah jadi mualaf. Foto/SINDOnews/Nilakusuma
A
A
A
KARAWANG - Bulan Ramadhan 2022 bagi seorang Candra (40) menjadi istimewa karena untuk pertama kalinya dia menjalankan ibadah puasa. Candra menjalani puasa setelah resmi menjadi mualaf pada Maret 2022, di Lapas Kelas II A Karawang, Jawa Barat.
Narapidana atau warga binaan lapas Karawang ini mengaku mendapat ketenangan dalam menjalani kehidupan di dalam penjara. Kasus narkoba mengantarkan dirinya menjadi penghuni penjara.
Baca juga: Mualaf, Begini Respon Marcell Siahaan Dipanggil Antum
"Saya sekarang sudah menjadi mualaf dan ingin ibadah terus. Sekarang mah saya mencari ketenangan batin menjalani hukuman didalam penjara," kata Candra saat ditemui di Pesantren Nurul Iman di Lapas Karawang, Jumat (15/4/22).
Menurut Candra, selain dirinya ada beberapa penghuni lapas yang juga menjadi mualaf. Dirinya menjadi mualaf setelah menjalani perjalanan hidup yang pahit hingga mengganggu mentalnya.
Dia menuturkan bahwa yang dibutuhkan saat ini adalah ketenangan batin untuk melanjutkan hidupnya. "Selama di dalam sel tahanan saya selalu merenung bagaiman mendapatkan ketenangan batin," katanya.
Narapidana atau warga binaan lapas Karawang ini mengaku mendapat ketenangan dalam menjalani kehidupan di dalam penjara. Kasus narkoba mengantarkan dirinya menjadi penghuni penjara.
Baca juga: Mualaf, Begini Respon Marcell Siahaan Dipanggil Antum
"Saya sekarang sudah menjadi mualaf dan ingin ibadah terus. Sekarang mah saya mencari ketenangan batin menjalani hukuman didalam penjara," kata Candra saat ditemui di Pesantren Nurul Iman di Lapas Karawang, Jumat (15/4/22).
Menurut Candra, selain dirinya ada beberapa penghuni lapas yang juga menjadi mualaf. Dirinya menjadi mualaf setelah menjalani perjalanan hidup yang pahit hingga mengganggu mentalnya.
Dia menuturkan bahwa yang dibutuhkan saat ini adalah ketenangan batin untuk melanjutkan hidupnya. "Selama di dalam sel tahanan saya selalu merenung bagaiman mendapatkan ketenangan batin," katanya.
Lihat Juga :