Viral Kakek Mualaf Jalan Kaki 2 Jam demi Belajar Al-Qur'an, Abdul Khaliq: Long Life Education Seorang Muslim
Rabu, 07 Juni 2023 - 17:08 WIB
loading...
Mbah Muhammad Sendok (67), seorang mualaf di Kepulauan Mentawai rela berjalan kaki dua jam untuk belajar membaca Al-Quran. Foto/Instagram @ibbqid
A
A
A
MENTAWAI - Ketua Bidang Keagamaan DPP Partai Perindo Abdul Khaliq Ahmad mengapresiasi semangat Mbah Muhammad Sendok (67) yang rela berjalan kaki dua jam untuk mencapai lokasi ia belajar membaca Al-Qur'an.
Mbah Muhammad Sendok merupakan seorang mualaf berasal dari pedalaman Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat. Kisah perjuangan belajar ilmu agama ini viral usai dibagikan oleh akun Instagram @ibbqid.
Baca juga: Rajin Belajar Baca Al-Quran, Mendiang Ki Joko Bodo Ingin Bangun 99 Masjid
Sang kakek baru memeluk Islam kurang lebih 2 bulan yang lalu setelah Hari Raya Idul Fitri. Mbah Muhammad Sendok yang asli orang Mentawaisehari-hari merupakanseorang dukun dipercaya masyarakat sekitar.
Kisah tersebut direspons Abdul Khaliq Ahmad --yang merupakan Bacaleg DPR RI dari Partai Perindo Dapil Jawa Barat II (Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat).Diaa menjelaskan, dalam ajaran Islam, menuntut ilmu harus dilakukan dari lahir hingga masuk liang lahat.
Artinya, setiap muslim selama masa hidupnya tidak ada batasan usia untuk selalu belajar.
Mbah Muhammad Sendok merupakan seorang mualaf berasal dari pedalaman Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat. Kisah perjuangan belajar ilmu agama ini viral usai dibagikan oleh akun Instagram @ibbqid.
Baca juga: Rajin Belajar Baca Al-Quran, Mendiang Ki Joko Bodo Ingin Bangun 99 Masjid
Sang kakek baru memeluk Islam kurang lebih 2 bulan yang lalu setelah Hari Raya Idul Fitri. Mbah Muhammad Sendok yang asli orang Mentawaisehari-hari merupakanseorang dukun dipercaya masyarakat sekitar.
Kisah tersebut direspons Abdul Khaliq Ahmad --yang merupakan Bacaleg DPR RI dari Partai Perindo Dapil Jawa Barat II (Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat).Diaa menjelaskan, dalam ajaran Islam, menuntut ilmu harus dilakukan dari lahir hingga masuk liang lahat.
Artinya, setiap muslim selama masa hidupnya tidak ada batasan usia untuk selalu belajar.
Lihat Juga :