Kisah Arya Damar Membimbing Tan Eng Kian, Selir Cantik Majapahit Masuk Islam
Jum'at, 24 Maret 2023 - 10:53 WIB
loading...
Arya Damar ditunjuk menjadi pemimpin Kadipaten Palembang dibawa kekuasaan Kerajaan Majapahit. Di sana dia membimbing Tan Eng Kian, selir cantik Majapahit yang juga dikenal Dewi Kian masuk islam. Foto: SINDOnews/Ilustrasi
A
A
A
"Raden, bimbinglah saya untuk memeluk agama Islam, saya merasa cocok dengan Islam, seperti yang Raden Arya Damar dan Dewi Dilah lakukan." tutur Dewi Kian di hadapan Arya Damar dikutip dari buku Brawijaya Moksa Detik-Detik Akhir Perjalanan Hidup Prabu Majapahit .
Itulah momen puncak dari proses pembelajaran agama Islam oleh Tan Eng Kian (Dewi Kian) sang selir cantik Raja Majapahit Prabu Brawijaya V di Palembang yang diarahkan langsung oleh Arya Damar menemui titik terang.
Dewi Kian benar benar menyatakan keislamannya dengan tulus kepada Raden Arya Damar.
"Alhamdulillah akhirnya Tuan Putri mendapatkan hidayah juga," ujar Raden Arya Damar menyukuri karunia hidayah bagi Dewi Kian.
Begitulah, akhirnya Dewi Kian secara tulus menyatakan syahadat di depan para ulama Kadipaten Palembang, terutama disaksikan langsung oleh Arya Damar.
Dewi Kian berpindah agama dari Buddha ke agama Islam tanpa paksaan dari siapa pun.
Baca juga: Karomah Sunan Gunung Jati Bikin Pasukan Pajajaran Mendadak Lumpuh hingga Berbondong-bondong Memeluk Islam
Dengan demikian, seiring dengan semakin dekatnya Dewi Kian akan melahirkan, ia semakin intens mendalami risalah ajaran Islam, terutama menelaah kandungan Al-Quran.
Dewi Kian yang dikenal tidak hanya cantik tapi pintar ini pun hanya mempelajari beberapa bulan saja tentang Islam, namun dia sudah menunjukkan tanda-tanda kemajuan yang sangat pesat.
Bukan saja belajar membaca dengan ilmu tajwid, tetapi juga memperdalam kandungan isi Al-Quran dari para ulama Palembang, dan terutama Raden Arya Damar.
Sang Dewi merenungkan dalam-dalam pernyataan Arya Damar bahwa janin yang dibacakan Al-Quran akan menjadi cerdas.
Istri selir Prabu Brawijaya V yang baru tergolong mu'alaf itu menyadari terhadap kemurahan ajaran Islam, misalnya terkait dengan menjalankan ibadah salat.
Itulah momen puncak dari proses pembelajaran agama Islam oleh Tan Eng Kian (Dewi Kian) sang selir cantik Raja Majapahit Prabu Brawijaya V di Palembang yang diarahkan langsung oleh Arya Damar menemui titik terang.
Dewi Kian benar benar menyatakan keislamannya dengan tulus kepada Raden Arya Damar.
"Alhamdulillah akhirnya Tuan Putri mendapatkan hidayah juga," ujar Raden Arya Damar menyukuri karunia hidayah bagi Dewi Kian.
Begitulah, akhirnya Dewi Kian secara tulus menyatakan syahadat di depan para ulama Kadipaten Palembang, terutama disaksikan langsung oleh Arya Damar.
Dewi Kian berpindah agama dari Buddha ke agama Islam tanpa paksaan dari siapa pun.
Baca juga: Karomah Sunan Gunung Jati Bikin Pasukan Pajajaran Mendadak Lumpuh hingga Berbondong-bondong Memeluk Islam
Dengan demikian, seiring dengan semakin dekatnya Dewi Kian akan melahirkan, ia semakin intens mendalami risalah ajaran Islam, terutama menelaah kandungan Al-Quran.
Dewi Kian yang dikenal tidak hanya cantik tapi pintar ini pun hanya mempelajari beberapa bulan saja tentang Islam, namun dia sudah menunjukkan tanda-tanda kemajuan yang sangat pesat.
Bukan saja belajar membaca dengan ilmu tajwid, tetapi juga memperdalam kandungan isi Al-Quran dari para ulama Palembang, dan terutama Raden Arya Damar.
Sang Dewi merenungkan dalam-dalam pernyataan Arya Damar bahwa janin yang dibacakan Al-Quran akan menjadi cerdas.
Istri selir Prabu Brawijaya V yang baru tergolong mu'alaf itu menyadari terhadap kemurahan ajaran Islam, misalnya terkait dengan menjalankan ibadah salat.
Lihat Juga :