Tokoh Adat Papua Sebut Penolakan DOB Cenderung karena Persoalan Kekuasaan

Kamis, 14 April 2022 - 19:19 WIB
loading...
A A A
"Saya mau kasih contoh seperti Papua Barat, dulu pemekarannya digugat dan ditolak. Namun apa yang terjadi, hari ini malah jalan bagus, dan sudah lebih maju, dengan perubahan pembangunan dan jalan-jalan penghubung yang membuat Papua Barat lebih berkembang. Jadi yang saat ini terjadi di Papua, ya akan seperti Papua Barat dulu, kita lihat saja," ucapnya.

Baca juga: Demo Tolak Pemekaran di Yahukimo Berujung Amuk Massa, 2 Orang Tewas Tertembak

Artikel ini telah diterbitkan di halaman SINDOnews.com pada Selasa, 15 Maret 2022 - 18:24 WIB oleh Antara dengan judul "Demo Tolak Pemekaran di Yahukimo Berujung Amuk Massa, 2 Orang Tewas Tertembak". Untuk selengkapnya kunjungi:
https://daerah.sindonews.com/read/713541/174/demo-tolak-pemekaran-di-yahukimo-berujung-amuk-massa-2-orang-tewas-tertembak-1647342200

Untuk membaca berita lebih mudah, nyaman, dan tanpa banyak iklan, silahkan download aplikasi SINDOnews.
- Android: https://sin.do/u/android
- iOS: https://sin.do/u/ios

Kelompok penolak pemekaran, lanjut dia, jika dilakukan seharusnya lantaran daerahnya sudah maju dan berkembang masyarakatnya sejahtera. Saat ini yang terjadi sebaliknya, kelompok penolak DOB, wilayah adatnya masih jauh dari kata sejahtera.

"Saya tanyakan lagi ke yang menolak itu, sekarang kalian ribut tolak itu daerah adat kalian sudah maju, kalau sudah maju kalian tolak tidak apa-apa. Tapi dengan catatan penolakan itu kalian kembali ke kalian punya kampung, atau Kabupatenmu, bukan di orang lain yang kampungnya mau maju," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
Gempa Magnitudo 5,4...
Gempa Magnitudo 5,4 Guncang Sarmi Papua
Update Ledakan Bom Sisa...
Update Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II di Biak Numfor Papua: 19 Orang Terluka, 55 Mengungsi
Dana Otsus Papua 2026...
Dana Otsus Papua 2026 Capai Rp12,69 Triliun, Wempi Wetipo: Saatnya Evaluasi Menyeluruh
MBG di Papua Perkuat...
MBG di Papua Perkuat Gizi dan Gerakkan Ekonomi Lokal
Ratusan Peserta Padati...
Ratusan Peserta Padati Nobar Pesta Babi di Sekretariat PMKRI Jakarta Pusat
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Polemik Voters Munas...
Polemik Voters Munas HIPMI Mengemuka: BPD DOB Pertanyakan Dasar Pengurangan Hak Suara
Semangat Otsus Harus...
Semangat Otsus Harus Tercermin dalam Desain Politik Papua
Rekomendasi
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
Berita Terkini
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
Viral Gunung Lawu Akan...
Viral Gunung Lawu Akan Erupsi Besar, Badan Geologi: Hoaks!
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
Divonis 6 Tahun Penjara,...
Divonis 6 Tahun Penjara, Pengusaha Jambi Bengawan Kamto Tempuh Banding
Infografis
10 Tokoh Dianugerahi...
10 Tokoh Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional Tahun 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved