Lorong Wisata Unggulan Makassar Diluncurkan pada 17 Agustus

Selasa, 12 April 2022 - 23:15 WIB
loading...
Lorong Wisata Unggulan...
Salah satu potret lorong wisata di Kota Makassar. Foto/SINDOnews/Maman Sukirman
A A A
MAKASSAR - Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar terus menggodok perampungan program lorong wisata unggulan. Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, menegaskan lorong wisata itu harus rampung dan diluncurkan pada 17 Agustus 2022 mendatang.

Adapun lorong wisata yang akan diluncurkan nantinya adalah lorong wisata yang sudah terkoneksi dengan program Commuter Metro Moda alias Co'mo dan virtual reality (VR).

Baca Juga: HUT Makassar, Gojek-Dispar Kolaborasi Dorong Hadirnya Lorong Wisata

"Persoalan yang berhubungan dengan Co'mo, VR dan lorong wisata itu harus selesai karena 17 Agustus itu tidak ada tawar menawar, harus jadi ini barang," tegas Danny, sapaan akrabnya.

Dalam penggarapan lorong wisata ini, Danny menginginkan agar masyarakat turut dilibatkan, sehingga pemeliharaan lorong wisata ke depan juga bisa dilakukan sendiri oleh masyarakat.

"Saya menekankan kemarin keterlibatan masyarakat. Jangan kami yang duluan di situ. Kan ada dananya. Masyarakat kami dahulukan supaya nanti yang pelihara juga mereka. Kan tidak selalu ada dana untuk itu, tapi kalau sudah menghasilkan, mereka juga yang operatornya," tukas Danny.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar , Moh. Roem, menuturkan pihaknya menargetkan sebanyak 7 lorong wisata prioritas. Salah satu di antaranya akan didorong menjadi lorong wisata unggulan.

Saat ini, semua data potensi lorong dari pihak kecamatan dan kelurahan telah diserahkan ke OPD, dan OPD kini tengah memetakan potensi dari masing-masing lorong itu.

Baca Juga: Program CCTV Lorong di Makassar Kembali Digaungkan

"Kami sementara merampungkan untuk menjadikan 7 lorong dari usulan kelurahan, dan satunya menjadi prioritas unggulan. Karena tidak mungkin 7 itu jadi unggulan semua," ucap Roem.

Roem menegaskan, lorong wisata bukan menjadi tupoksi Dinas Pariwisata semata. Proyek itu akan dikerja dengan campur tangan berbagai OPD yang terlibat.

"Pekerjaan di lorong wisata ini pekerjaan bersama-sama. Seperti infrastruktur, itu dibangun teman-teman di PU, seperti paving blok dan drainase, dan ini paling banyak dikeluhkan di kelurahan," katanya.

"Kalau dispar itu lebih ke ornament kepariwisataan seperti mural, dan pemasarannya. Jadi ketika lorong wisata itu selesai, akan dipasarkan oleh Dispar untuk mendatangkan wisatawan lokal Makassar maupun luar Makassar," imbuhnya.

Tahun ini, kata Roem, pihaknya menargetkan akan merampungkan 100 lorong wisata. Saat ini, perencanaan 15 lorong wisata sudah tuntas.

"Kami tunggu perencanaan 85 lorong wisata. Yang 15 sudah jadi, itu tidak termasuk yang dilaunching kemarin di Jalan Bambapuang, karena itu cuma prototipe supaya kami punya gambaran yang sama soal lorong wisata ini," jelasnya.

Baca Juga: Dorong Pemulihan Ekonomi, Dispar Makassar Gagas Lorong Wisata di 14 Kecamatan

Roem menjelaskan, lorong wisata ini bakal dikoneksikan dengan proyek Co'mo atau Commuter Metro Moda dan penggunaan virtual reality (VR). Untuk koneksi lorong wisata dan Co'mo, bakal digarap bersama Dinas Perhubungan.

"Untuk Co'mo Nanti dibantu teman Dishub untuk mengantar ke salah satu lorong. Jadi nanti sudah bisa dikoneksikan juga ke VR. Cuma kamu belum tahu lorong mana yang akan masuk ke VR. Apakah yang dari Dispar, atau dari dinas lain, kami belum tahu," pungkasnya.

(tri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Caketum HIPMI Reynaldo:...
Caketum HIPMI Reynaldo: Pariwisata Penggerak Ekonomi Nasional
Kemenpar: Program Mudik...
Kemenpar: Program Mudik ke Jakarta Pemprov DKI Berdampak Positif bagi Pariwisata
Berorientasi Global,...
Berorientasi Global, IPTI Perkuat Pendidikan Pariwisata
Prabowo Tegur Gubernur...
Prabowo Tegur Gubernur Bali Soal Sampah: Pariwisata Tak akan Bertahan jika Lingkungan Kotor
Kampoeng Heritage Kajoetangan...
Kampoeng Heritage Kajoetangan Malang Raih Juara 1 Pokdarwis Nasional
Pengembangan Pariwisata,...
Pengembangan Pariwisata, Balkondes Karangrejo Borobudur Tampil di Pasar Eropa
Meruorah Labuan Bajo...
Meruorah Labuan Bajo Siap Naik Kelas Lewat Sinergi Baru
Kemenpar Siapkan Sistem...
Kemenpar Siapkan Sistem API untuk Saring Hotel dan Vila Ilegal di OTA
Konflik Timur Tengah...
Konflik Timur Tengah Ancam Pariwisata RI, Kemenpar Buka Pasar Baru di Asia dan Oceania
Rekomendasi
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Dari Suara Tawa hingga...
Dari Suara Tawa hingga Sosok di Atas Pohon, Ini Pengalaman Paling membekas bagi Angga ABK!
Polemik Voters Munas...
Polemik Voters Munas HIPMI Mengemuka: BPD DOB Pertanyakan Dasar Pengurangan Hak Suara
Berita Terkini
PTUN Serang Tutup Gugatan...
PTUN Serang Tutup Gugatan Yayasan Syarif Hidayatullah, Pengacara: Kepemilikan UIN Jakarta Kian Tegas
SDN di NTT Dibongkar...
SDN di NTT Dibongkar untuk KDMP, Andreas PDIP: Jangan Korbankan Program Lainnya
Program Perempuan Berdaya...
Program Perempuan Berdaya Sandiaga Uno, Peserta Raup Pesanan Jutaan Rupiah
129 Sampul Paspor Bekas...
129 Sampul Paspor Bekas Jemaah Haji Ditemukan Tercecer di Serpong, Imigrasi: Dokumen Lama
Operasi SAR Ledakan...
Operasi SAR Ledakan Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Ditutup
BRI Kokohkan Dominasi,...
BRI Kokohkan Dominasi, Raih Penghargaan Best Private Bank Skala Internasional
Infografis
5 Kombes Pol Pecah Bintang...
5 Kombes Pol Pecah Bintang Jadi Brigjen pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved