Dinkes Makassar Wajibkan Ibu Hamil Rapid Test Jelang Pesalinan
Kamis, 18 Juni 2020 - 16:40 WIB
loading...
A
A
A
Naisya menerangkan kondisi ibu hamil yang kurang stabil rawan terserang penyakit, termasuk terpapar COVID-19. Karenanya itu, ia meminta kepada semua ibu hamil untuk memeriksakan kehamilannya secara rutin. Termasuk segera menghubungi rumah sakit jika ada keluhan seperti demam.
Baca Juga: Dokter RSIA Ananda Pastikan Bayi Ervina Sudah Meninggal 2 Hari
"Hamil itukan normal, tapi ada janin baru yang harus dijaga jadi semuanya itu berdampak, tapikan banyak ibu hamil yang melahirkan normal yang jelas dia ikuti protokol kesehatan," ungkapnya.
Ia pun meminta kepada seluruh ibu hamil datang ke puskesmas untuk melakukan rapid tes menjelang persalinan. Hal ini menyusul adanya berita mengenai ibu hamil yang terpaksa harus kehilangan bayinya dalam kandungan lantaran tidak bisa membayar swab tes saat akan melahirkan.
"Bisa ke puskesmas untuk di rapid, kalau memang reaktif kita swabkan dan kita rujuk ke tempat dimana ia mau melahirkan," terangnya.
Baca Juga: Dokter RSIA Ananda Pastikan Bayi Ervina Sudah Meninggal 2 Hari
"Hamil itukan normal, tapi ada janin baru yang harus dijaga jadi semuanya itu berdampak, tapikan banyak ibu hamil yang melahirkan normal yang jelas dia ikuti protokol kesehatan," ungkapnya.
Ia pun meminta kepada seluruh ibu hamil datang ke puskesmas untuk melakukan rapid tes menjelang persalinan. Hal ini menyusul adanya berita mengenai ibu hamil yang terpaksa harus kehilangan bayinya dalam kandungan lantaran tidak bisa membayar swab tes saat akan melahirkan.
"Bisa ke puskesmas untuk di rapid, kalau memang reaktif kita swabkan dan kita rujuk ke tempat dimana ia mau melahirkan," terangnya.
(agn)
Lihat Juga :