BI Sulut Siapkan Rp1,3 Triliun Uang Kartal, Catat! Ini Tempat Penukarannya
Jum'at, 08 April 2022 - 15:54 WIB
loading...
Kepala KPW BI Sulut, Arbonas Hutabarat. Foto/MPI/Subhan Sabu
A
A
A
MANADO - Kantor Perwakilan (KP) Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), menyiapkan uang kartal sebesar Rp1,3 triliun. Uang kartal ini, disiapkan untuk melayani masyarakat yang membutuhkan menjelang perayaan Idul Fitri.
Baca juga: Penarikan Uang Tunai Lebaran Tahun Ini Naik 41,5%, Tanda Ekonomi Tumbuh
Kebutuhan uang kartal tersebut naik sekitar 9,09 persen dari tahun 2021. Perhitungan kebutuhan uang kartal ini bersumber dari proyeksi perbankan di Kota Manado, penyaluran bansos, dan proyeksi penarikan di empat kas titipan BI yang tersebar di Kotamobagu, Siau, Tahuna, dan Melonguane.
"Tahun 2019 sebelum pandemi COVID-19 masuk di Indonesia sekitar bulan Maret 2020, BI Sulut mengeluarkan Rp1,8 triliun untuk kebutuhan uang kartal menjelang Hari Raya Idul Fitri. Kemudian mengalami penurunan akibat pandemi COVID-19 pada tahun 2020, hingga berada pada Rp691 miliar atau turun sekitar 61,97 persen," kata Arbonas Hutabarat, Jumat (8/4/2022).
Baca juga: Tak Kuat Tahan Nafsu Lihat Kemolekan Anak Tetangga, Pedagang Mpekpek dengan Buas Bersetubuh di Depan Istri
Pada kondisi pandemi COVID-19 tahun 2020, layanan perbankan kepada masyarakat mengalami keterbatasan untuk berinteraksi langsung. Hal ini disebabkan karena adanya kepanikan dan ketakutan dari masyarakat, serta diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) oleh pemerintah dalam rangka percepatan penanganan COVID-19.
Baca juga: Penarikan Uang Tunai Lebaran Tahun Ini Naik 41,5%, Tanda Ekonomi Tumbuh
Kebutuhan uang kartal tersebut naik sekitar 9,09 persen dari tahun 2021. Perhitungan kebutuhan uang kartal ini bersumber dari proyeksi perbankan di Kota Manado, penyaluran bansos, dan proyeksi penarikan di empat kas titipan BI yang tersebar di Kotamobagu, Siau, Tahuna, dan Melonguane.
"Tahun 2019 sebelum pandemi COVID-19 masuk di Indonesia sekitar bulan Maret 2020, BI Sulut mengeluarkan Rp1,8 triliun untuk kebutuhan uang kartal menjelang Hari Raya Idul Fitri. Kemudian mengalami penurunan akibat pandemi COVID-19 pada tahun 2020, hingga berada pada Rp691 miliar atau turun sekitar 61,97 persen," kata Arbonas Hutabarat, Jumat (8/4/2022).
Baca juga: Tak Kuat Tahan Nafsu Lihat Kemolekan Anak Tetangga, Pedagang Mpekpek dengan Buas Bersetubuh di Depan Istri
Pada kondisi pandemi COVID-19 tahun 2020, layanan perbankan kepada masyarakat mengalami keterbatasan untuk berinteraksi langsung. Hal ini disebabkan karena adanya kepanikan dan ketakutan dari masyarakat, serta diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) oleh pemerintah dalam rangka percepatan penanganan COVID-19.
Lihat Juga :