Karantina Pertanian Lepas Ekspor Perdana Dried Cocoon asal Sulsel ke India

Kamis, 07 April 2022 - 19:09 WIB
loading...
A A A
Salah satu inovasi Karantina Pertanian Makassar adalah klinik ekspor, yang juga diluncurkan bersamaan dengan ekspor perdana dried cocoon. Klinik ekspor itu terletak di Kantor BBKP Makassar, dimana pihaknya menyiapkan layanan penuh guna memudahkan eksportir maupun calon eksportir. Tujuannya guna mengakselerasi program Gratieks.

Baca Juga: Karantina Pertanian Makassar Musnahkan Belasan Komoditas Impor Ilegal

Wakil Direktur Massalangka Group, Andi Suherman, menyampaikan ekspor dried cocoon ini dapat berimplikasi pada peningkatan kesejahteraan petani sutra alam di daerahnya. Toh, usaha sutra alam terbukti seluruh bagiannya bermanfaat dan bernilai ekonomi. Pihaknya bersyukur mendapatkan pembeli dari India untuk dried cocoon, dimana dulunya komoditas ini hanya menjadi limbah.

"Dulunya ini dibuang, sekadar jadi limbah. Tapi sekarang laku, ya ini tentunya membuat kesejahteraan petani bisa semakin terjamin. Ini memberikan harapan besar pengembangan sutra alam, apalagi potensi yang kita punya cukup besar," tandasnya.
(tri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PLBN Aruk Gagalkan Penyelundupan...
PLBN Aruk Gagalkan Penyelundupan Daging Kelelawar Berisiko Penyakit Zoonosis
Benih Jagung Pasuruan...
Benih Jagung Pasuruan Tembus Pasar Meksiko
Ekspor Besar-besaran...
Ekspor Besar-besaran Lada dan Hasil Perkebunan Jadi Sumber Penghasilan Kerajaan Pajajaran
Bea Cukai Madura Bersama...
Bea Cukai Madura Bersama Balai Karantina Jatim Tingkatkan Kesejahteraan Nelayan
6 Nelayan Kapal Srimaryana...
6 Nelayan Kapal Srimaryana Tewas Keracunan saat Berlayar di Perairan Tanjung Sekong
Penyelundupan 80.000...
Penyelundupan 80.000 Ekor Benih Lobster ke Malaysia di Bandara YIA Digagalkan
Tingkatkan Ekspor Produk...
Tingkatkan Ekspor Produk Pertanian, Kementan Lepas Ekspor Gula Semut dari Kulon Progo
Ekspor Pasir Laut Dibuka...
Ekspor Pasir Laut Dibuka Lagi Setelah 20 Tahun, Jokowi Bilang Begini
Barantin Prioritaskan...
Barantin Prioritaskan Revitalisasi Laboratorium Karantina
Rekomendasi
UEFA Murka! FIFA Dituding...
UEFA Murka! FIFA Dituding Rusak Integritas Piala Dunia
Kehancuran Israel Bukan...
Kehancuran Israel Bukan dari Musuh Asing! Mayoritas Warga Zionis Takut Terjadi Perang Saudara
Akankah Spanyol Siap...
Akankah Spanyol Siap Akhiri Mimpi Ronaldo di Piala Dunia?
Berita Terkini
Puluhan Siswa SMA Belajar...
Puluhan Siswa SMA Belajar Riset, AI, dan Keberlanjutan secara Langsung
92 WN China Pelaku Penipuan...
92 WN China Pelaku Penipuan Investasi di Batam Dideportasi, Seumur Hidup Dilarang ke Indonesia
UP2B Jabar Siaga 24...
UP2B Jabar Siaga 24 Jam Jaga Pasokan Listrik, Libur Sekolah Nyaman Berkat Kinerja PLN
Bang Jago yang Pukul...
Bang Jago yang Pukul Pengendara Motor di Jagakarsa Positif Sabu
3 Pelaku Penyerangan...
3 Pelaku Penyerangan yang Tewaskan 3 Polisi di Katingan Dibekuk
YLC-8 IKA ITS Siapkan...
YLC-8 IKA ITS Siapkan Generasi Pemimpin Adaptif Menuju Indonesia Emas 2045
Infografis
Kronologi Kasus Perdagangan...
Kronologi Kasus Perdagangan 25 Bayi Asal Jabar ke Singapura
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved