Serapan Anggaran Pemkot Makassar Masih Minim, Ini Penyebabnya
Selasa, 05 April 2022 - 22:03 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto, berujar bakal mempercepat resetting pemerintah, termasuk mengisi sejumlah jabatan eselon III agar tender proyek bisa segera dilakukan.
Sebab, sejumlah jabatan eselon III posisi kepala bidang masih banyak yang dijabat oleh pelaksana tugas atau Plt, padahal, mereka yang akan menjadi pejabat pembuat komitmen atau PPK dalam setiap proyek.
"Ini karena resetting. Ini juga memang disayangkan, makanya saya mau rapat untuk push apa yang bisa jalan, segera dikasih jalan. Karena persoalannya bukan apa yang belum jalan, tapi siapa yang bertanggung jawab di situ," urai Danny.
Baca Juga: Pemkot Makassar Dorong Penerapan Tilang Elektronik
Danny mengaku, terhambatnya resetting bagi eselon III juga dikarenakan saat ini Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tengah melakukan audit terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Pemkot Makassar.
"Kami konsentrasi dulu pemeriksaan BPK. Karena kalau saya pindahkan orang pas pemeriksaan BPK, nanti bingung siapa orang yang bertanggung jawab. Mudah-mudahan selesai bulan ini pemeriksaan, karena tidak boleh kami ganggu itu pemeriksaan," tukasnya.
Sebab, sejumlah jabatan eselon III posisi kepala bidang masih banyak yang dijabat oleh pelaksana tugas atau Plt, padahal, mereka yang akan menjadi pejabat pembuat komitmen atau PPK dalam setiap proyek.
"Ini karena resetting. Ini juga memang disayangkan, makanya saya mau rapat untuk push apa yang bisa jalan, segera dikasih jalan. Karena persoalannya bukan apa yang belum jalan, tapi siapa yang bertanggung jawab di situ," urai Danny.
Baca Juga: Pemkot Makassar Dorong Penerapan Tilang Elektronik
Danny mengaku, terhambatnya resetting bagi eselon III juga dikarenakan saat ini Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tengah melakukan audit terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Pemkot Makassar.
"Kami konsentrasi dulu pemeriksaan BPK. Karena kalau saya pindahkan orang pas pemeriksaan BPK, nanti bingung siapa orang yang bertanggung jawab. Mudah-mudahan selesai bulan ini pemeriksaan, karena tidak boleh kami ganggu itu pemeriksaan," tukasnya.
(tri)
Lihat Juga :