Tempat Wisata di DKI Akan Kembali Dibuka, Pengunjung Wajib Pakai Masker
Kamis, 18 Juni 2020 - 07:29 WIB
loading...
A
A
A
Pengelola Taman Mini Indonesia Indah (TMII) juga menyatakan siap membuka kembali seluruh wahana wisata pada Sabtu (20/6) bagi para wisatawan. "Rencana kami buka 20 Juni 2020. Seluruh kawasan akan dibuka kembali," ujar Direktur Utama TMII Tantribali Lamo. (Baca juga: Jalanan Macet saat Pulang Kantor, Tandanya Jakarta Normal)
Menyambut penerapan new normal selama wabah Covid-19, TMII akan memberlakukan sejumlah langkah pencegahan. Jumlah wisatawan hanya 50% dari total kapasitas tampung wisatawan sekitar 60.000 orang. TMII, yang berdiri di atas lahan seluas 130 hektare di Jakarta Timur itu ditutup selama masa PSBB akhir April 2020.
Memasuki kenormalan baru, pengelola TMII akan membatasi jumlah pengunjung di dua pintu masuk kawasan. "Kami menerapkan dua pembatasan, pertama jumlah pengunjung besar dari pintu utama, kemudian tempat unit kerja bisa kami batasi juga," kata Tantribali.
Contohnya di wahana Taman Burung yang berkapasitas 900 orang akan dibatasi menjadi 400-an pengunjung. Untuk wisatawan yang belum bisa masuk ke dalam kawasan, kata Tantribali, telah disiapkan tempat khusus yang diklaim aman dan nyaman.
Selain pembatasan jumlah wisatawan, TMII juga menerapkan protokol kesehatan bagi pengunjung berupa penyediaan fasilitas cuci tangan, pengecekan suhu tubuh, masker, hingga batasan jarak pada koridor antrean. "Pengunjung yang tidak bawa masker kami kasih gratis dan dimungkinkan juga mereka bisa beli masker di TMII," katanya. (Baca juga: Angka Kasus Covid-19 di Indonesia Tertinggi di ASEAN)
Bila dalam proses pengecekan ada pengunjung yang bersuhu tubuh lebih tinggi dari normal, akan dirujuk menuju sejumlah rumah sakit yang telah bekerja sama dengan pengelola TMII.
Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta Satriadi Gunawan mengatakan bahwa kawasan Monas akan kembali dibuka pada 20 Juni 2020. Untuk mempersiapkan pembukaan, kemarin Dinas Gulkarmat DKI Jakarta melakukan perawatan dengan mempersiapkan segala protokol kesehatan Covid-19 seperti penyemprotan disinfektan dan lainnya. "Kami melaksanakan sterilisasi dan penyemprotan disinfektan di Monas," katanya.
Proses pembersihan kawasan Monas dengan penyemprotan disinfektan ini sedikitnya mengerahkan sepuluh regu yang terdiri atas delapan puluh satu petugas pemadam kebakaran. Dalam penyemprotan itu cairan disinfektan yang digunakan berbahan dasar klorin dan kaporit 60%.
Menyambut penerapan new normal selama wabah Covid-19, TMII akan memberlakukan sejumlah langkah pencegahan. Jumlah wisatawan hanya 50% dari total kapasitas tampung wisatawan sekitar 60.000 orang. TMII, yang berdiri di atas lahan seluas 130 hektare di Jakarta Timur itu ditutup selama masa PSBB akhir April 2020.
Memasuki kenormalan baru, pengelola TMII akan membatasi jumlah pengunjung di dua pintu masuk kawasan. "Kami menerapkan dua pembatasan, pertama jumlah pengunjung besar dari pintu utama, kemudian tempat unit kerja bisa kami batasi juga," kata Tantribali.
Contohnya di wahana Taman Burung yang berkapasitas 900 orang akan dibatasi menjadi 400-an pengunjung. Untuk wisatawan yang belum bisa masuk ke dalam kawasan, kata Tantribali, telah disiapkan tempat khusus yang diklaim aman dan nyaman.
Selain pembatasan jumlah wisatawan, TMII juga menerapkan protokol kesehatan bagi pengunjung berupa penyediaan fasilitas cuci tangan, pengecekan suhu tubuh, masker, hingga batasan jarak pada koridor antrean. "Pengunjung yang tidak bawa masker kami kasih gratis dan dimungkinkan juga mereka bisa beli masker di TMII," katanya. (Baca juga: Angka Kasus Covid-19 di Indonesia Tertinggi di ASEAN)
Bila dalam proses pengecekan ada pengunjung yang bersuhu tubuh lebih tinggi dari normal, akan dirujuk menuju sejumlah rumah sakit yang telah bekerja sama dengan pengelola TMII.
Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta Satriadi Gunawan mengatakan bahwa kawasan Monas akan kembali dibuka pada 20 Juni 2020. Untuk mempersiapkan pembukaan, kemarin Dinas Gulkarmat DKI Jakarta melakukan perawatan dengan mempersiapkan segala protokol kesehatan Covid-19 seperti penyemprotan disinfektan dan lainnya. "Kami melaksanakan sterilisasi dan penyemprotan disinfektan di Monas," katanya.
Proses pembersihan kawasan Monas dengan penyemprotan disinfektan ini sedikitnya mengerahkan sepuluh regu yang terdiri atas delapan puluh satu petugas pemadam kebakaran. Dalam penyemprotan itu cairan disinfektan yang digunakan berbahan dasar klorin dan kaporit 60%.
Lihat Juga :