9 Tahun Menetap di Pekanbaru, 21 Pengungsi Afghanistan dan Myanmar Dipindah ke AS

Selasa, 29 Maret 2022 - 13:55 WIB
loading...
A A A
Dilanjutkan dia, pemindahan pengungsi yang dilakukan hari ini rinciannya adalah dua keluarga dari Tempat Penampungan Rumah Tasqya Pekanbaru, satu keluarga dari Wisma Orchid Pekanbaru, satu orang pengungsi dari Siak Resort Pekanbaru, dan dua orang pengungsi single dari Wisma D’Cops Pekanbaru ke Tempat Penampungan di bawah pengawasan Rumah Detensi Imigrasi Jakarta.

"Agar pemindahan berjalan dengan lancar, maka dilakukan pengawasan melekat oleh petugas dari Rumah Detensi Imigrasi Pekanbaru dengan memerintahkan empat petugas pengawalan dari Rumah Detensi Imigrasi Pekanbaru dan dua dan petugas dari Rumah Detensi Imigrasi Jakarta," tutur Jahari.

Baca: Pengungsi Afganistan Geruduk Kantor IOM Pekanbaru Bawa Peti Mati

Dengan dilaksanakannya Pemindahan terhadap 21 orang yang terdiri dari 7 orang pengungsi Warga Negara Myanmar dan 14 orang Pengungsi Warga Negara Afghanistan tersebut, maka jumlah Deteni dan pengungsi yang berada di bawah Pengawasan Rumah Detensi Imigrasi Pekanbaru adalah sebanyak 893 pengungsi.

"Rinciannya 882 pengungsi difasilitasi oleh IOM (International Organization for Migration atau Organisasi Internasional untuk Migrasi), Immigratoir sebanyak 10 orang yang difasilitasi oleh Rudenim Pekanbaru, pengungsi mandiri sebanyak satu orang," tukasnya.
(hsk)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pilot Amerika Serikat...
Pilot Amerika Serikat Korban Serangan KKB di Yahukimo Diduga Tewas Ditembak Jarak Dekat
Momen Menegangkan Pasukan...
Momen Menegangkan Pasukan TNI Evakuasi Jenazah Pilot AS yang Ditembak OPM di Yahukimo
Markas Judi Online Hayam...
Markas Judi Online Hayam Wuruk Mirip di Kamboja dan Myanmar
Imigrasi Tangkap Warga...
Imigrasi Tangkap Warga Negara Amerika Serikat Buronan Kasus Pembunuhan di South Carolina
Warga Negara Amerika...
Warga Negara Amerika Pelaku Pembunuhan dalam Koper Dideportasi
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Hidup Warga, Cardea Resmi Hadirkan Fasilitas Pilates dan Fisioterapi Terpadu di Pekanbaru
Rupiah Tertekan Sore...
Rupiah Tertekan Sore Ini, Dolar AS Menguat Tembus Rp17.930
Saling Gempur, Iran...
Saling Gempur, Iran Serang Target AS di Suriah, Yordania, dan Kuwait
Perkenalkan Sally, Robot...
Perkenalkan Sally, Robot Cantik yang Jadi Guru SMA
Rekomendasi
IJTI: Menghormati Profesi...
IJTI: Menghormati Profesi Jurnalis Wujud Kepatuhan Hukum
Perkenalkan Sally, Robot...
Perkenalkan Sally, Robot Cantik yang Jadi Guru SMA
Rupiah Tertekan Sore...
Rupiah Tertekan Sore Ini, Dolar AS Menguat Tembus Rp17.930
Berita Terkini
Polisi Tembak Pelaku...
Polisi Tembak Pelaku Curanmor yang Melawan, Sahroni: Sudah Tepat dan Terukur!
Apresiasi Prabowo soal...
Apresiasi Prabowo soal Blok Masela, Welhelm Perindo: Perkuat Ekonomi Kerakyatan, Bangun Poros Baru Indonesia Timur
Penampakan 115 Warga...
Penampakan 115 Warga Binaan Risiko Tinggi Dipindahkan ke Nusakambangan
Cerita Pramono Diledek...
Cerita Pramono Diledek Istri setelah Argentina Gagal Juara Piala Dunia 2026
3 Warga Tewas dan 20...
3 Warga Tewas dan 20 Rumah Rusak Akibat Konflik di Flores Timur, Kemensos Turun Tangan
Peringatan BMKG: Gelombang...
Peringatan BMKG: Gelombang Tinggi Hantam Sejumlah Perairan Indonesia 20-23 Juli 2026, Ini Daftar Wilayahnya
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved