Kisah Pasutri di Ciamis Bersaing Rebut Kursi Kades, Tanpa Tim Sukses dan Kampanye Dilakukan Bersama-sama

Senin, 28 Maret 2022 - 03:05 WIB
loading...
Kisah Pasutri di Ciamis...
Surat suara pemilihan kepala desa (Pilkades) di Kabupaten Ciamis, yang calonnya pasangan suami istri. Foto/iNews TV/Acep Muslim
A A A
CIAMIS - Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, pada Minggu (27/3/2022), diwarnai dengan persaingan dua pasangan suami istri (Pasutri), untuk merebut kursi kepala desa.

Baca juga: Istri Lawan Suami dalam Pemilihan Kepala Desa di Tulang Bawang Lampung

Dua pasutri yang maju di Pilkades tersebut, berasal dari Desa Kertaharja, Kecamatan Cijeungjing, dan Desa Sindangsari, Kecamatan Kawali. Kedua pasutri tersebut, bertarung untuk merebut kursi kepala desa di desanya masing-masing.



"Ada dua desa yang calon Kadesnya itu suami dan istri. Yakni Desa Kertahaeja, dan Desa Sindangsari. Total ada 76 desa yang menggelar Pilkades serentak di Kabupaten Ciamis," ujar Kabid Pemdes DPMD Kabupaten Ciamis, Andi Sopandi.

Baca juga: Penebang Pohon Berusia 70 Tahun Tewas di Ketinggian 20 Meter

Menurut Andi, adanya calon dari satu keluarga ini karena tidak ada masyarakat lain yang mencalonkan diri di Pilkades. Untuk itu, suaminya yang sudah mendaftar meminta istrinya untuk menjadi lawannya.

Upaya mencalonkan istrinya sendiri di Pilkades ini, dilakukan oleh suaminya yang sudah mencalonkan diri, karena berdasarkan aturannya Pilkades tidak akan dapat dilaksanakan apabila calonnya hanya ada satu orang saja.

Meski masih satu keluarga, suami istri tersebut tetap mengikuti tahapan Pilkades, termasuk melaksanakan kampanye. "Walaupun calonnya itu satu keluarga, tetap sah untuk dilakukan Pilkades, karena tidak ada larangan dalam regulasi Pilkades," jelas Andi Sopandi.

Baca juga: Datangi Alun-alun Kebumen, MNC Peduli Bersama Relawan Edukasi Prokes COVID-19

Salah satu Pasutri yang maju Pilkades, adalah Aan Taufiqurrahman dan Ela Rosmalia. Mereka harus bersaing sebagai calon Kades pada Pilkades di Desa Kertaharja, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis.

Aan Taufiqurrahman merupakan calaon patahana. Ia mencoba kembali maju menjadi calon kepala desa untuk periode kedua. Aan menjelaskan, terpaksa istrinya turut mejadi calon kepala desa dalam Pilkades di desanya, karena sampai batas akhir pendaftaran tidak ada masyarakat yang mendaftar jadi calon kepala desa.

Supaya Pilkades bisa berjalan sesuai aturan, Aan sempat mencoba mendatangi beberapa warga yang dianggap akan mencalonkan di Pilkades. Namun sampai akhir pendaftaran, ternyata mereka tidak ada yang mencalonkan diri.

Baca juga: Mayat Pria Bersimbah Darah dengan 12 Luka Tusukan Gemparkan Musi Banyuasin

"Saya bertanggung jawab untuk menyukseskan Pilkades. Saya juga berniat untuk meneruskan perjuangan seandainya terpilih. Jadi sosok istri saya selaku Ketua Tim Penggerak PKK Desa Kertaharja, maju sebagai calon kedua untuk mendukung kesuksesan Pilkades serentak ini," jelasnya.

Aan menyebut istrinya sempat menolak untuk maju di Pilkades. Namun dengan berbagai masukan dan saran dari masyarakat akhirnya mau mendaftar. "Niatnya mengabdi, jadi ataupun tidak tetap jadi ibu Kuwu (Kades)," katanya.

Dalam Pilkades serentak ini, Aan mengaku tidak memiliki tim sukses maupun relawan. Saat kampanye pun pasangan suami istri ini hanya berdua menyampaikan visi misi, dan bersilaturahmi kepada masyarakat.

Aan dan Ela meminta doa dan dukungan di Pilkades ini. Siapapun yang terpilih nanti, kata dia, mudah mudahan-mudahan merupakan yang terbaik untuk desanya. "Modal saya adalah silaturahmi. Saya sampaikan siapapun yang terpilih itu yang terbaik," jelasnya.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cegah Tragedi Siswa...
Cegah Tragedi Siswa SD di NTT Terulang, Mensesneg Minta Kepala Desa Aktif Pantau Kelompok Rentan
Surati Presiden Prabowo,...
Surati Presiden Prabowo, Kepala Desa di Tapteng Minta Pelurusan Penyebab Banjir dan Longsor DAS Aek Garoga
3 Kepala Desa Dapat...
3 Kepala Desa Dapat Penghargaan Peacemaker Justice Award 2025
Ekspor Perdana, Coir...
Ekspor Perdana, Coir Net Warga Binaan Lapas Ciamis Rambah Pasar Korsel dan Jepang
Masyarakat Desak Bupati...
Masyarakat Desak Bupati Morowali Utara Aktifkan Kembali Kades Tamainusi
Kantor Imigrasi Surabaya...
Kantor Imigrasi Surabaya Minta Desa Awasi Orang Asing dan Cegah PMI Ilegal
Periksa Kades dan Perangkat...
Periksa Kades dan Perangkat Desa, KPK Dalami Penyerahan Uang yang Diperintahkan Sudewo
KPK Periksa 8 Kepala...
KPK Periksa 8 Kepala Desa di Pati terkait Kasus Korupsi Sudewo
Kasus Bupati Pati Sudewo,...
Kasus Bupati Pati Sudewo, KPK Panggil Camat dan Kades
Rekomendasi
Kasus Izin Tinggal WNA,...
Kasus Izin Tinggal WNA, KPK Geledah Kantor Biro Jasa di Bali
Pasar Modal RI Terancam...
Pasar Modal RI Terancam Turun Kasta ke Frontier Market, MSCI Ultimatum hingga November 2026
Inilah Doa dan Cara...
Inilah Doa dan Cara Mengusap Anak Yatim di Hari Asyura
Berita Terkini
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
Taufik Hidayat Pelaku...
Taufik Hidayat Pelaku Penganiayaan Pacar Ditahan di Sel Khusus
Prakiraan Cuaca Jakarta...
Prakiraan Cuaca Jakarta Rabu 24 Juni 2026: Berawan Sejak Pagi, Berpotensi Hujan Ringan Sore Hari
Di Diskusi Partai Perindo,...
Di Diskusi Partai Perindo, JJ Rizal Minta Gubernur Jakarta Belajar dari Soekarno
Polisi Tangkap Taufik...
Polisi Tangkap Taufik Hidayat Penganiaya Pacar di Bandung lewat Transaksi Belanja
DPW Partai Perindo DKI...
DPW Partai Perindo DKI Launching Warkop Aspirasa, Gelar Diskusi Refleksi 499 Tahun Jakarta
Infografis
4 Fakta Ratu Suthida,...
4 Fakta Ratu Suthida, Navigator Tim Layar Thailand di SEA Games 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved