Kota Bandung Cabut Aturan Ganjil Genap di Lima Gerbang Tol, Ini Alasannya

Jum'at, 25 Maret 2022 - 23:10 WIB
loading...
Kota Bandung Cabut Aturan Ganjil Genap di Lima Gerbang Tol, Ini Alasannya
Pemberlakuan aturan ganjil genap yang selama ini berlaku di Kota Bandung resmi ditiadakan pekan ini. Foto/Ilustrasi/Dok.SINDOnews
A A A
BANDUNG - Polrestabes Bandung mencabut aturan ganjil genap yang diberlakukan di lima gerbang tol (GT) di Kota Bandung. Aturan ganjil genap di GT Kopo, Tol Moch Toha, Buahbatu, Pasirkoja, dan GT Pasteur itu resmi ditiadakan akhir pekan ini.

Kebijakan tersebut diambil berdasarkan situasi dan kondisi penyebaran COVID-19 di Ibu Kota Provinsi Jawa Barat itu.

Baca juga: Wacana Ganjil Genap Motor Kontra Produktif

"Nihil, pemberlakuan ganjil genap akhir pekan ini ditiadakan," kata Kasatlantas Polrestabes Bandung AKBP Ariek Indra Sentanu, Jumat (25/3/2022).

Ariel juga mengatakan bahwa kebijakan tersebut sesuai arahan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Kota Bandung dan pimpinan pascarapat terbatas yang digelar Satgas Penanganan COVID-19 Kota Bandung.

Sementara itu, Kabid Keselamatan dan Ketertiban Transportasi Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung, Asep Kuswara mengatakan, selain meniadakan ganjil genap di lima GT di Kota Bandung, penutupan sejumlah ruas jalan pun ditiadakan.

"Ganjil genap pekan ini ditiadakan, termasuk penutupan jalan," ujarnya.

Menurutnya, peniadaan ganjil genap juga didasari keputusan pemerintah pusat yang telah melakukan sejumlah pelonggaran, seperti mencabut aturan tes PCR dan antigen bagi pelaku perjalanan di dalam negeri.

Baca juga: 8 Tersangka Kasus Tewasnya Penghuni Kerangkeng Manusia di Rumah Bupati Langkat Diperiksa Marathon

"Selain itu, kasus penyebaran COVID-19 di Kota Bandung juga telah mengalami penurunan, sehingga kebijakan peniadaan ganjil genap dilaksanakan," katanya.

Satgas Penanganan COVID-19 Kota Bandung sendiri mengungkapkan bahwa penyebaran COVID-19 saat ini melandai. Diharapkan, pekan depan, status pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) dapat berubah dari level 3 menjadi level 2.



"BOR (tingkat keterisian tempat tidur pasien COVID-19) 27,29 persen, positivity rate 8,6. Jadi, memang kita terpapar itu sekarang 2.572 orang jadi penurunan ya lumayan signifikan," kata Ketua Harian Satgas Penanganan COVID-19 Kota Bandung, Asep Gufron.
(shf)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1258 seconds (10.177#12.26)