Wacana Ganjil Genap Motor Kontra Produktif

Rabu, 26 Agustus 2020 - 06:12 WIB
loading...
Wacana Ganjil Genap...
Foto/Koran SINDO
A A A
JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta harus mengkaji ulang rencana menerapkan rekayasa lalu lintas ganjil-genap untuk motor. Langkah yang diarahkan untuk mengendalikan pandemi Covid-19 tersebut bukan hanya tidak akan efektif, tapi justru kontraproduktif karena menggiring masyarakat berkerumun di angkutan umum.

Kritik terhadap rencana tersebut di antaranya disampaikan anggota Komisi E DPRD DKI dari Fraksi PKS, Solikhah, dan anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta Anthony. Mereka menekankan agar Pemprov DKI terlebih dulu membenahi angkutan umum agar kian nyaman dan aman.

Rencana pemberlakuan sistem ganjil-genap motor tertuang di dalam Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 80/2020 tentang Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar pada Masa Transisi Menuju Masyarakat Sehat, Aman, dan Produktif. Salah satu yang diatur dalam pergub ini pengendalian moda transportasi.

Terdapat sejumlah langkah yang akan diterapkan Pemprov DKI Jakarta, dari pemberlakuan ganjil-genap bagi kendaraan bermotor pribadi hingga penggunaan sepeda sebagai alat transportasi. ‘’Sebaiknya Pemprov DKI fokus membenahi angkutan umum agar nyaman dan aman digunakan. Apalagi selama pandemi Covid-19, penularan virus asal Wuhan itu banyak ditemukan di angkutan umum. Aturan ganjil-genap malah dapat membuat orang beralih kepada angkutan umum dan malah berdesakan,’’ ujar Solikhah. (Baca: Ganjil Genap Sepeda Motor Perlu Kajian mendalam)

Anthony juga mengkhawatirkan kebijakan ganjil-genap untuk motor akan mendorong lonjakan penumpang angkutan umum yang berujung pada semakin meningkatnya penyebaran Covid-19. Dia pun meminta Gubernur DKI Jakarta membandingkan klaim lonjakan penumpang di bawah 10% dengan kondisi yang terjadi di lapangan.

"Setiap hari jutaan warga harus berdesak-desakan di dalam transportasi umum. Di halte dan stasiun pun terjadi antrean panjang karena jumlah penumpang yang masuk dibatasi. Kondisi ini akan semakin parah jika diberlakukan ganjil-genap untuk sepeda motor," kata Anthony dalam siaran tertulisnya.

Dia juga mengkritik pandangan Gubernur DKI bahwa penularan virus Covid-19 di transportasi umum berisiko rendah. Karena itu, dia meminta Gubernur memberi contoh dengan cara ikut serta mengambil bagian dari kebijakan yang diambilnya sendiri dengan ikut berdesak-desakan di angkutan umum. (Baca juga: Rusia Rilis Ledakan Tasr Bomba, Bom Nuklir Terkuat Sejagad)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pakar Minta Polisi Objektif...
Pakar Minta Polisi Objektif Usut Dugaan Penghinaan Terhadap Jurnalis
Polda Metro Mulai Selidiki...
Polda Metro Mulai Selidiki Laporan PWI Terhadap Hotman Paris soal Ucapan ‘Lu Punya Otak Gak?’ ke Wartawan
Roy Suryo Buka Wacana...
Roy Suryo Buka Wacana Praperadilan Keempat: Tunggu Saja Tanggal Mainnya
Rekomendasi
Usai Mundur Jadi Pengacara...
Usai Mundur Jadi Pengacara Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Hotman Paris Kini Pakai Kursi Roda
Baper dan Penuh Twist!...
Baper dan Penuh Twist! Bring Back My Heart Jadi Microdrama yang Wajib Ditonton di V+Short
Harga Emas Naik 5 Ribu...
Harga Emas Naik 5 Ribu Hari Ini, Termurah Dijual Rp1.370.000
Berita Terkini
KDM Buka Lowongan Kerja,...
KDM Buka Lowongan Kerja, Buru Begal Komisi Rp50 Juta
Pemkab Bogor Tegaskan...
Pemkab Bogor Tegaskan Komitmen Jalankan Putusan PTUN Bandung Terkait Sentul City
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta...
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta Terganggu Imbas Vandalisme Alat Sinyal di Bojong Gede-Citayam
Berkali-kali Gagal Tes,...
Berkali-kali Gagal Tes, Anak Petani Sumbawa Bangga Dilantik Prabowo Jadi Perwira TNI
PSN Papua Perkuat Pemerataan...
PSN Papua Perkuat Pemerataan Pembangunan Indonesia
Bangun Harapan dari...
Bangun Harapan dari Wilayah 3T, PNM Peduli Tingkatkan Fasilitas SD Inpres Wae Moto
Infografis
Pengendara Motor 250...
Pengendara Motor 250 hingga 500 cc Wajib Miliki SIM C1
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved