Warga KBB Buru Minyak Goreng Curah, Keberadaannya di Pasar Jadi Barang Langka
Kamis, 24 Maret 2022 - 20:45 WIB
loading...
A
A
A
Dikatakannya, rata-rata pedagang di Pasar Panorama, Lembang, kini hanya menerima stok 50 kilogram minyak curah. Sebaliknya, minyak goreng kemasan cukup melimpah di pasar tetapi harganya lebih mahal sehingga hanya kalangan tertentu saja yang beli. Sementara untuk pedagang gorengan kebanyakan memilih minyak curah.
"Kasian ke pedagang kecil seperti pedagang makanan dan penjual goreng, karena kalau beli minyak goreng kemasan keuntungan mereka gak ada, kecuali kalau berani naikin harga, tapi pasti konsumen keberatan," tuturnya.
Baca: Pria Bitung Ini Diringkus Polisi karena Cabuli Anak Tiri.
Dirinya sempat mendapat informasi dari Disperindag bahwa akan ada minyak curah dari Kementerian Perdagangan yang dijual ke pedagang di pasar tradisional. Tapi sampai sekarang rencana tersebut belum juga terlaksana, padahal sebentar lagi mau puasa sehingga pasti banyak masyarakat yang nyari. Baca Juga: Didesak Menikah, Pria Beristri Bunuh Selingkuhan dan Buang Mayat ke Kebun Sawit.
"Semoga saja menjelang bulan suci Ramadan nanti harga-harga kembali normal, khususnya minyak goreng yang sudah beberapa bulan ini harganya sangat memberatkan," pungkasnya.
"Kasian ke pedagang kecil seperti pedagang makanan dan penjual goreng, karena kalau beli minyak goreng kemasan keuntungan mereka gak ada, kecuali kalau berani naikin harga, tapi pasti konsumen keberatan," tuturnya.
Baca: Pria Bitung Ini Diringkus Polisi karena Cabuli Anak Tiri.
Dirinya sempat mendapat informasi dari Disperindag bahwa akan ada minyak curah dari Kementerian Perdagangan yang dijual ke pedagang di pasar tradisional. Tapi sampai sekarang rencana tersebut belum juga terlaksana, padahal sebentar lagi mau puasa sehingga pasti banyak masyarakat yang nyari. Baca Juga: Didesak Menikah, Pria Beristri Bunuh Selingkuhan dan Buang Mayat ke Kebun Sawit.
"Semoga saja menjelang bulan suci Ramadan nanti harga-harga kembali normal, khususnya minyak goreng yang sudah beberapa bulan ini harganya sangat memberatkan," pungkasnya.
(nag)
Lihat Juga :