Rakerwil DPW Perindo Sulteng Diharapkan Memberi Manfaat bagi Masyarakat

Sabtu, 19 Maret 2022 - 18:57 WIB
loading...
Rakerwil DPW Perindo Sulteng Diharapkan Memberi Manfaat bagi Masyarakat
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemprov Sulteng Rudy Dewanto saat Rakerwil DPW Perindo Sulteng di Kota Palu, Sabtu (19/3/2022). Foto/Ist
A A A
PALU - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) berharap hasil Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Partai Perindo Sulteng menghasilkan sesuatu yang bermanfaat. Pasalnya potensi sumber daya alam (SDA) di Sulteng terkenal cukup bagus dan kaya. Sayang selama ini pengelolaannya kurang dapat memberikan kesejahteraan bagi masyarakat.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemprov Sulteng Rudy Dewanto berharap Rakerwil DPW Partai Perindo Sulteng ini bisa menghasilkan sesuatu hasil yang terbaik dan memberikan kontribusi bagi masyarakat.

Baca juga: DPW Perindo Sulteng Diminta Siap Hadapi Pemilu 2024, HT: Komunikasikan dengan DPP Jika Ada Hambatan

"Semoga bisa menghasilkan keputusan terbaik yang bukan hanya bermanfaat bagi Perindo dan bermanfaat bagi daerah memasyarakat sebagai konstituen sebagai pemilik suara," ucap Rudy Dewanto saat Rakerwil DPW Perindo Sulteng di Kota Palu, Sabtu (19/3/2022).

Di hadapan jajaran Wakil Ketua Umum DPP Partai Perindo, Sekjen, dan pengurus DPP Perindo, Rudy memamerkan bagaimana potensi kekayaan laut dan daratan bumi Sulteng. Di antaranya potensi laut terkenal dengan potensi perikanan dan udang vanamenya yang cukup banyak.

"Bahkan tambang memiliki yang terlengkap di Indonesia dengan delapan jenis tambang yang menjanjikan di antara lain nikel, emas, ada biji besi dan seterusnya," katanya.

Sayang potensi tersebut selama ini belum dapat dikelola secara maksimal dan jadi tumpuan masyarakat daerah Sulteng menuju kesejahteraan. Ironisnya, di tengah potensi kekayaan alamnya, masih ada persoalan-persoalan kemiskinan dan stunting terhadap balita serta anak-anak di Sulteng.

Baca juga: Ketua Umum DPP Partai Perindo Soroti Mahalnya Harga Minyak Goreng

Hal ini akhirnya mempengaruhi Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Sulteng. "Oleh karenanya pemerintah provinsi telah mencanangkan program strategis untuk mengatasi masalah tadi, membangun walaupun tanpa mengandalkan APBD, MoU dengan BRI penyaluran KUR kepada pelaku UMKM. Alhamdulillah telah nampak keberhasilannya," tuturnya.



Penurunan angka kemiskinan disebut Rudy, merupakan keberhasilan dari Pemprov Sulteng untuk menurunkan tren angka kemiskinan yang ada.

Hal ini dibuktikan dari data dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang menyebut, ada penurunan sekitar satu persen terhadap angka kemiskinan, yang berbanding dengan adanya kenaikan persentase kenaikan pertumbuhan ekonomi daerah.

"Akhir tahun 2021 data BPS turun satu persen, dari 13 persen, turun ke 12 persen. Laju pertumbuhan ekonomi kita 11,7 persen. Data terbaru BPS beberapa hal angka kemiskinan tadi memang sudah turun," ujarnya.
(shf)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1442 seconds (11.252#12.26)