Kisah Rara, Wanita Indigo Pawang Cuaca Selama Hajatan MotoGP Mandalika
Sabtu, 19 Maret 2022 - 17:54 WIB
loading...
Foto tangkapan layar dari akun TikTok @rekenartine, tentang sosok Rara Isti Wulandari, pawang yang kendalikan cuaca di Sirkuit Mandalika, NTB. Foto/Dok. @rekanartine
A
A
A
LOMBOK - Nama lengkapnya Rara Isti Wulandari, namun lebih akrab disapa Rara. Kini, wajah wanita indigo tersebut, banyak wara-wiri di media sosial dan berbagai pemberitaan media. Kesibukannya juga sedang padat-padatnnya selama gelaran MotoGP di Sirkuit Mandalika.
Baca juga: Tak Ada Kompromi, Belasan Drone Liar di Kawasan Sirkuit Mandalika Ditembak Jatuh Pasukan Brimob
Kesibukan sosok wanita berambut panjang diajang MotoGP Mandalika itu, salah satunya diunggah akun TikTok @rekenartine. Salam video yang diunggah, Rara mengungkapkan bahwa dirinya bisa menggerakkan awan, supaya penyelenggaran MotoGP berlangsung lancar dan nyaman.
"Saya bisa menggerakkan awan dan lembab. Kebutulan untuk kali ini, supaya pembalap MotoGP nyaman, saya diminta untuk sedikit menurunkan gerimis, sehingga suhu udara di lintasan lebih hangat dan tidak terik menyengat. Makanya saya minta dukungan dan doa, supaya semua bisa berjalan dengan baik," tuturnya.
Baca juga: Sertu Suparto Babinsa yang Robek Seragam Loreng Demi Selamatkan Nyawa Korban Kecelakaan
Dalam video tersebut, Rara juga mengungkap bahwa untuk memanggil panas dan hujan itu berbeda caranya. "Kalau memanggil hujan harus ada es batunya. Sesajennya dikasih es batu dan kolam. Ada airnya ada sesajennya," ujar Rara.
Baca juga: Tak Ada Kompromi, Belasan Drone Liar di Kawasan Sirkuit Mandalika Ditembak Jatuh Pasukan Brimob
Kesibukan sosok wanita berambut panjang diajang MotoGP Mandalika itu, salah satunya diunggah akun TikTok @rekenartine. Salam video yang diunggah, Rara mengungkapkan bahwa dirinya bisa menggerakkan awan, supaya penyelenggaran MotoGP berlangsung lancar dan nyaman.
"Saya bisa menggerakkan awan dan lembab. Kebutulan untuk kali ini, supaya pembalap MotoGP nyaman, saya diminta untuk sedikit menurunkan gerimis, sehingga suhu udara di lintasan lebih hangat dan tidak terik menyengat. Makanya saya minta dukungan dan doa, supaya semua bisa berjalan dengan baik," tuturnya.
Baca juga: Sertu Suparto Babinsa yang Robek Seragam Loreng Demi Selamatkan Nyawa Korban Kecelakaan
Dalam video tersebut, Rara juga mengungkap bahwa untuk memanggil panas dan hujan itu berbeda caranya. "Kalau memanggil hujan harus ada es batunya. Sesajennya dikasih es batu dan kolam. Ada airnya ada sesajennya," ujar Rara.
Lihat Juga :