Penjelasan Risma ke Menko PMK Soal Warganya Banyak Terkena Covid-19
Selasa, 16 Juni 2020 - 19:44 WIB
loading...
Menko PMK Muhajir Effendy datang menemui Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini untuk memastikan semua pedoman penanganan Covid-19 di Kota Pahlawan. Foto/SINDONews/Aan Haryono
A
A
A
SURABAYA - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menjelaskan penyebab warga Surabaya banyak yang positif Covid-19.
Penjelasan itu disampaikan ke Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhajir Effendy di Rumah Dinas Wali Kota Surabaya, Selasa (16/6/2020)
Risma menuturkan, data terkonfirmasi Covid-19 di Kota Pahlawan memang tinggi. Semua itu disebabkan masifnya menggelar rapid test dan tes swab massal gratis di berbagai titik di Kota Surabaya. Pelaksanaan tes massal ini sangat penting untuk mencari dan melacak siapa saja yang terkena Covid-19 atau yang sudah aman.
“Jadi, kita memang mencari Pak. Sebab kalau tidak kita cari, orang-orang yang terkena virus itu akan tambah bahaya,” kata Risma.(baca juga: Mengatur Kebiasaan Baru, Bukan Menekan Warga )
Ia melanjutkan, pelaksanaan tes warganya didukung bantuan mobil laboratorium dari Badan Inteliten Negara (BIN) dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Dengan bantuan ini, setiap hari selalu ada rapid tes dan tes swab massal di Kota Surabaya.
Penjelasan itu disampaikan ke Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhajir Effendy di Rumah Dinas Wali Kota Surabaya, Selasa (16/6/2020)
Risma menuturkan, data terkonfirmasi Covid-19 di Kota Pahlawan memang tinggi. Semua itu disebabkan masifnya menggelar rapid test dan tes swab massal gratis di berbagai titik di Kota Surabaya. Pelaksanaan tes massal ini sangat penting untuk mencari dan melacak siapa saja yang terkena Covid-19 atau yang sudah aman.
“Jadi, kita memang mencari Pak. Sebab kalau tidak kita cari, orang-orang yang terkena virus itu akan tambah bahaya,” kata Risma.(baca juga: Mengatur Kebiasaan Baru, Bukan Menekan Warga )
Ia melanjutkan, pelaksanaan tes warganya didukung bantuan mobil laboratorium dari Badan Inteliten Negara (BIN) dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Dengan bantuan ini, setiap hari selalu ada rapid tes dan tes swab massal di Kota Surabaya.
Lihat Juga :