Usung Semangat Persatuan, PKT Bersama Indonesia Kita Hadirkan Lakon Tabib Suci
Sabtu, 19 Maret 2022 - 10:03 WIB
loading...
PT Pupuk Kalimantan Timur bekerjasama dengan Forum Indonesia Kita gelar panggung seni dengan lakon Tabib Suci, dalam upaya merawat ke-Indonesia-an. (Ist)
A
A
A
SAMARINDA - PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) bekerjasama dengan Forum Indonesia Kita gelar panggung seni dengan lakon Tabib Suci, dalam upaya merawat ke-Indonesia-an melalui jalur kesenian dan budaya dengan pertunjukan yang inovatif. Panggung yang mengkolaborasikan seni teater, musik dan tari ini berlangsung di GOR PKT dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat, Kamis (17/3/2022) malam.
Lakon Tabib Suci ini ditulis dan disutradarai oleh Agus Noor, serta dimeriahkan oleh para pelaku seni kenamaan Indonesia, seperti Butet Kertaredjasa, Cak Lontong, Marwoto dan Susilo Nugroho, Akbar, Mucle, Joned, Wisben, Inayah Wahid, Yu Ningsih dan Sruti Respati. Panggung ini turut didukung karyawan PKT Alvina E Dharmawangsa dan para penari dari Persatuan Istri Karyawan (PIKA) PKT.
Lakon ini menceritakan tentang kemunculan para tabib di perkampungan hingga melahirkan persaingan antar mereka. Para tabib ini tak hanya mengaku memiliki kesaktian untuk menyembuhkan beragam penyakit, tapi juga menganggap diri sebagai orang suci. Untuk menarik perhatian, mereka pamer kehebatan agar masyarakat kagum hingga menjadi pengikut.
Persaingan pun terjadi antar tabib yang mengaku suci untuk berebut pengaruh, karena masing-masing memiliki maksud tersembunyi. Persaingan ini semakin lama justru mengorbankan orang-orang kecil di sekitar mereka, karena kegelisahan muncul dan merebak seiring dengan adanya para tabib tersebut.
Menurut Agus Noor, lakon ini mewakili situasi yang saat ini terjadi di Indonesia, dimana masyarakat begitu terpecah karena dilatarbelakangi berbagai hal, baik politik maupun lainnya. Kisah parodi ini menyentil isu sosial yang terjadi di masyarakat, sebagai sebuah ikhtiar membangun kembali Indonesia yang plural, toleran dan berbudaya sebagai rumah bersama.
Lakon Tabib Suci ini ditulis dan disutradarai oleh Agus Noor, serta dimeriahkan oleh para pelaku seni kenamaan Indonesia, seperti Butet Kertaredjasa, Cak Lontong, Marwoto dan Susilo Nugroho, Akbar, Mucle, Joned, Wisben, Inayah Wahid, Yu Ningsih dan Sruti Respati. Panggung ini turut didukung karyawan PKT Alvina E Dharmawangsa dan para penari dari Persatuan Istri Karyawan (PIKA) PKT.
Lakon ini menceritakan tentang kemunculan para tabib di perkampungan hingga melahirkan persaingan antar mereka. Para tabib ini tak hanya mengaku memiliki kesaktian untuk menyembuhkan beragam penyakit, tapi juga menganggap diri sebagai orang suci. Untuk menarik perhatian, mereka pamer kehebatan agar masyarakat kagum hingga menjadi pengikut.
Persaingan pun terjadi antar tabib yang mengaku suci untuk berebut pengaruh, karena masing-masing memiliki maksud tersembunyi. Persaingan ini semakin lama justru mengorbankan orang-orang kecil di sekitar mereka, karena kegelisahan muncul dan merebak seiring dengan adanya para tabib tersebut.
Menurut Agus Noor, lakon ini mewakili situasi yang saat ini terjadi di Indonesia, dimana masyarakat begitu terpecah karena dilatarbelakangi berbagai hal, baik politik maupun lainnya. Kisah parodi ini menyentil isu sosial yang terjadi di masyarakat, sebagai sebuah ikhtiar membangun kembali Indonesia yang plural, toleran dan berbudaya sebagai rumah bersama.
Lihat Juga :