Ridwan Kamil Sebut Pengelolaan Sampah di DAS Citarum Capai 2.800 Ton Per Hari
Rabu, 16 Maret 2022 - 12:04 WIB
loading...
A
A
A
"Dua fenomena sosial kini terjadi. Ikan-ikan yang dulu hilang hadir lagi dan anak-anak kampung bisa berenang lagi pada kondisi sungai yang telah mengalami perbaikan," ujarnya. Baca juga: Percepat Pemulihan Ekonomi, Ridwan Kamil Genjot Daya Beli dan Pengeluaran Pemerintah
Kang Emil juga melaporkan bahwa 12 kegiatan terus dilakukan lewat program Citarum Harum yang sudah dimulai sejak 2019 lalu. Dari target penghijauan lahan kritis 15.000 hektare, kata Kang Emil, saat ini sekitar 3.100 hektare lahan kritis sudah dihijaukan. "Ini akumulatif capaian selama 2019-2021," imbuhnya.
Terkait penegakan hukum, tambah Kang Emil, pihaknya mengedepankan pendekatan humanis dan kinerja yang proaktif dalam pelaksanaan di lapangan. "Kita lebih cenderung proaktif. Selama tiga tahun sampai saat ini sudah 204 kasus pengaduan yang ditindaklanjuti, di antaranya ada 34 kasus yang sudah masuk pengadilan baik perdata maupun pidana dan 17 kasus dikenai sanksi administratif," paparnya.
Dalam kesempatan itu, Kang Emil juga mengapresiasi bantuan dari World Bank untuk percepatan program Citarum Harum. "Dengan adanya bantuan dari World Bank sebesar 100 juta Dolar AS, diharapkan seperti di Kabupaten Bandung, pengelolaan air limbah domestik untuk tahun depan insya Allah bisa tercapai sesuai dengan target," tandasnya.
Kang Emil juga melaporkan bahwa 12 kegiatan terus dilakukan lewat program Citarum Harum yang sudah dimulai sejak 2019 lalu. Dari target penghijauan lahan kritis 15.000 hektare, kata Kang Emil, saat ini sekitar 3.100 hektare lahan kritis sudah dihijaukan. "Ini akumulatif capaian selama 2019-2021," imbuhnya.
Terkait penegakan hukum, tambah Kang Emil, pihaknya mengedepankan pendekatan humanis dan kinerja yang proaktif dalam pelaksanaan di lapangan. "Kita lebih cenderung proaktif. Selama tiga tahun sampai saat ini sudah 204 kasus pengaduan yang ditindaklanjuti, di antaranya ada 34 kasus yang sudah masuk pengadilan baik perdata maupun pidana dan 17 kasus dikenai sanksi administratif," paparnya.
Dalam kesempatan itu, Kang Emil juga mengapresiasi bantuan dari World Bank untuk percepatan program Citarum Harum. "Dengan adanya bantuan dari World Bank sebesar 100 juta Dolar AS, diharapkan seperti di Kabupaten Bandung, pengelolaan air limbah domestik untuk tahun depan insya Allah bisa tercapai sesuai dengan target," tandasnya.
(don)
Lihat Juga :