Geger! Oknum Polisi Brigpol AN Bakar Kekasihnya di Muara Enim
Jum'at, 11 Maret 2022 - 18:04 WIB
loading...
Wanita dibakar kekasih alami luka hingga 80 persen. Foto: Era/SINDOnews
A
A
A
MUARA ENIM - Seorang oknum anggota polisi berinisial Brigpol AN di Muara Enim, Sumsel, diduga menganiaya pacarnya berinisial DN (25) dengan cara menyiram tubuh korban dengan bensin dan membakarnya.
Informasi yang dihimpun, peristiwa itu terjadi di rumah kontrakan DN, Jalan Ade Irma Suryani, Kelurahan Tungkal, Muara Enim, Kamis 10 Maret, sekitar pukul 22.00 WIB.
Brigpol AN yang datang ke kontrakan tersebut langsung mematikan NCB aliran listrik rumah. Hal itu membuat rekan korban yang bernisial WA berinisiatif mengecek keadaan dan membuka pintu.
Baca juga: Gelapkan Puluhan Mobil, Polisi Tangkap Oknum Perwira Polisi
WA pun kaget saat melihat Brigpol AN sudah berdiri di depan pintu sembari memegang botol air mineral berisi bensin. Saat itu, Brigpol AN langsung masuk menuju kamar korban.
Ketika bertemu korban DN, Brigpol AN lalu memakinya dengan kata-kata kasar dan menyiramkan bensin yang dibawanya itu ke tubuh korban, serta menyalakan korek api gas hingga membuat api langsung menyambar.
Tubuh korban seketika langsung terbakar. Melihat itu Brigpol AN berupaya memadamkan api dengan menarik korban ke luar kontrakan. Hal itu mengakibatkan tubuhnya ikut terbakar. Tak lama kemudian, warga sekitar datang dan menyelamatkan keduanya.
Baca: Pelaku Pungli Tewas Ditembak Polisi, Warga Ricuh dengan Polisi
Kapolres Muara Enim AKBP Aris Ruadiyanto membenarkan informasi terkait adanya kasus yang melibatkan oknum anggota Polri tersebut. Menurutnya, Brigpol AN merupakan anggota Polri yang bertugas di Mapolres Lahat.
Akibat peristiwa ini, DN mengalami luka bakar 80 persen di tubuhnya. Sementara Brigpol AN mengalami luka bakar 40 persen di wajah, tangan, dan kakinya.
"Keduanya saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit dan belum bisa diambil keterangannya," katanya, Jumat (11/3/2022).
Baca: Polisi Dalami Jejak Digital Peneror Pos Polisi di Makassar
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi mengaku, belum mendapatkan informasi terkait peristiwa yang melibatkan oknum anggota kepolisian di Muara Enim tersebut.
"Saya belum cek. Nanti saya tanyakan dahulu," pungkasnya.
Informasi yang dihimpun, peristiwa itu terjadi di rumah kontrakan DN, Jalan Ade Irma Suryani, Kelurahan Tungkal, Muara Enim, Kamis 10 Maret, sekitar pukul 22.00 WIB.
Brigpol AN yang datang ke kontrakan tersebut langsung mematikan NCB aliran listrik rumah. Hal itu membuat rekan korban yang bernisial WA berinisiatif mengecek keadaan dan membuka pintu.
Baca juga: Gelapkan Puluhan Mobil, Polisi Tangkap Oknum Perwira Polisi
WA pun kaget saat melihat Brigpol AN sudah berdiri di depan pintu sembari memegang botol air mineral berisi bensin. Saat itu, Brigpol AN langsung masuk menuju kamar korban.
Ketika bertemu korban DN, Brigpol AN lalu memakinya dengan kata-kata kasar dan menyiramkan bensin yang dibawanya itu ke tubuh korban, serta menyalakan korek api gas hingga membuat api langsung menyambar.
Tubuh korban seketika langsung terbakar. Melihat itu Brigpol AN berupaya memadamkan api dengan menarik korban ke luar kontrakan. Hal itu mengakibatkan tubuhnya ikut terbakar. Tak lama kemudian, warga sekitar datang dan menyelamatkan keduanya.
Baca: Pelaku Pungli Tewas Ditembak Polisi, Warga Ricuh dengan Polisi
Kapolres Muara Enim AKBP Aris Ruadiyanto membenarkan informasi terkait adanya kasus yang melibatkan oknum anggota Polri tersebut. Menurutnya, Brigpol AN merupakan anggota Polri yang bertugas di Mapolres Lahat.
Akibat peristiwa ini, DN mengalami luka bakar 80 persen di tubuhnya. Sementara Brigpol AN mengalami luka bakar 40 persen di wajah, tangan, dan kakinya.
"Keduanya saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit dan belum bisa diambil keterangannya," katanya, Jumat (11/3/2022).
Baca: Polisi Dalami Jejak Digital Peneror Pos Polisi di Makassar
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi mengaku, belum mendapatkan informasi terkait peristiwa yang melibatkan oknum anggota kepolisian di Muara Enim tersebut.
"Saya belum cek. Nanti saya tanyakan dahulu," pungkasnya.
(hsk)
Lihat Juga :