Tanpa Wagub, Andi Sudirman Mesti Maksimalkan Kinerja Sekprov-Kepala OPD
Jum'at, 11 Maret 2022 - 17:37 WIB
loading...
Andi Sudirman Sulaiman dipastikan solo karir dalam memimpin Provinsi Sulawesi Selatan, usai dilantik sebagai Gubernur tanpa wakil oleh Presiden RI, Joko Widodo, pada Kamis (10/3/2022) kemarin. Foto: Istimewa
A
A
A
MAKASSAR - Andi Sudirman Sulaiman telah dipastikan solo karir dalam memimpin Provinsi Sulawesi Selatan, usai dilantik sebagai Gubernur tanpa wakil oleh Presiden RI, Joko Widodo, pada Kamis (10/3/2022) kemarin.
Pengamat Politik Pemerintahan Universitas Bosowa, Arief Wicaksono, mengatakan imbas tidak adanya wakil gubernur, maka tugas-tugas Andi Sudirman sebagai Gubernur bakal banyak bergantung pada Sekretaris Provinsi (Sekprov) dan Kepala OPD.
"Ketika tidak ada wakil gubernur maka maksimalisasi tumpuannya ada pada Sekda dan Kepala OPD. Sehingga memang beban ekstra beratnya itu kepada sekretaris daerah dan kepala OPD," ungkap Arief, Jumat (11/3/2022).
Arief berharap Sekprov Abdul Hayat Gani bisa mem-back up kerja-kerja Andi Sudirman agar tak terjadi kepincangan dalam menjalankan roda pemerintahan.
Baca Juga: Andi Sudirman Sulaiman Resmi Menjabat Gubernur Sulsel Definitif
"Tapi tentu saja ini membutuhkan satu garis koordinasi yang jelas sehingga mobilisasi birokrasi untuk pelayanan publik di Sulsel juga menjadi jelas," bebernya.
Pengamat Politik Pemerintahan Universitas Bosowa, Arief Wicaksono, mengatakan imbas tidak adanya wakil gubernur, maka tugas-tugas Andi Sudirman sebagai Gubernur bakal banyak bergantung pada Sekretaris Provinsi (Sekprov) dan Kepala OPD.
"Ketika tidak ada wakil gubernur maka maksimalisasi tumpuannya ada pada Sekda dan Kepala OPD. Sehingga memang beban ekstra beratnya itu kepada sekretaris daerah dan kepala OPD," ungkap Arief, Jumat (11/3/2022).
Arief berharap Sekprov Abdul Hayat Gani bisa mem-back up kerja-kerja Andi Sudirman agar tak terjadi kepincangan dalam menjalankan roda pemerintahan.
Baca Juga: Andi Sudirman Sulaiman Resmi Menjabat Gubernur Sulsel Definitif
"Tapi tentu saja ini membutuhkan satu garis koordinasi yang jelas sehingga mobilisasi birokrasi untuk pelayanan publik di Sulsel juga menjadi jelas," bebernya.
Lihat Juga :