Gunung Merapi Bergolak, Badan Geologi: Muntahkan Wedus Gembel Belasan Kali Sejauh 5 Km
Kamis, 10 Maret 2022 - 14:03 WIB
loading...
A
A
A
Aktivitas vulkanik internal juga masih tinggi ditunjukkan oleh data seismisitas dan deformasi. Seismisitas internal (VTB dan MP) terjadi >5 kali/hari. Sedangkan laju deformasi EDM RB1 sebesar 3,5 mm/hari.
Baca juga: Gunung Merapi Muntahkan Wedus Gembel, Magelang Hujan Abu
"Berdasarkan hasil pemantauan visual dan instrumental, maka dapat kami simpulkan bahwa aktivitas vulkanik Gunung Merapi ditetapkan masih pada tingkat Siaga. Ini masih sama sejak tanggal 5 November 2020."
"Walaupun sejak 4 Januari 2021 Gunung Merapi dinyatakan memasuki masa erupsi efusif dengan aktivitas berupa pertumbuhan kubah lava, guguran, dan awan panas guguran," tandasnya.
https://www.sindonews.com/topic/70980/wedus-gembel-merapi
Dia menyebut potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan–barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km.
Baca juga: Gunung Merapi Muntahkan Wedus Gembel, Magelang Hujan Abu
"Berdasarkan hasil pemantauan visual dan instrumental, maka dapat kami simpulkan bahwa aktivitas vulkanik Gunung Merapi ditetapkan masih pada tingkat Siaga. Ini masih sama sejak tanggal 5 November 2020."
"Walaupun sejak 4 Januari 2021 Gunung Merapi dinyatakan memasuki masa erupsi efusif dengan aktivitas berupa pertumbuhan kubah lava, guguran, dan awan panas guguran," tandasnya.
https://www.sindonews.com/topic/70980/wedus-gembel-merapi
Dia menyebut potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan–barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km.
Lihat Juga :