Banyak Pekerja Di-PHK, BP Jamsostek Siap Layani Klaim Perorangan

Senin, 15 Juni 2020 - 20:06 WIB
loading...
Banyak Pekerja Di-PHK,...
Foto/SINDONews/Dok/Ilustrasi
A A A
BANDUNG - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Tenaga Kerja (BP Jamsostek) siap melayani lonjakan klaim peserta yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) akibat pandemi COVID-19. Pihaknya telah menyiapkan layanan One to Many-Lapak Asik untuk mempermudah peserta BPJS Ketenagakerjaan ini.

Deputi Direktur BP Jamsostek Wilayah Jawa Barat M Yamin Pahlevi mengatakan, BP Jamsostek Wilayah Jawa Barat berupaya untuk memberikan pelayanan yang optimal kepada peserta yang akan klaim saat pandemic COVID-19 ini. Hal ini mengantisipasi adanya peserta yang di PHK. (BACA JUGA: Disnakertras Jabar: 17.300 Pekerja Di-PHK dan 78.992 Dirumahkan selama Pandemi )

“Seluruh sumber daya meliputi kompetensi karyawan dan sarana prasarana penunjang layanan klaim saat pandemi COVID-19 telah kami siapkan. Peserta Tidak perlu ragu untuk tetap melakukan klaim kapanpun,” kata Yamin, Senin (15/6/2020). (BACA JUGA: Awasi AKB Sektor Ketenagakerjaan, Pemprov Jabar Gandeng Ombudsman dan APIP )

Diketahui, secara nasional angka peserta yang mengajukan klaim atas beberapa layanan Jamsostek mencapai 921.000 kasus per Juni 2020. Angka itu diprediksi akan terus meningkat beberapa bulan ke depan.

Sebelumnya, Direktur Utama BP Jamsostek Agus Susanto mengemukakan, pihaknya telah siap untuk menghadapi peningkatan klaim, atas adanya gelombang PHK di tengah pandemi ini.

Pihaknya telah menyediakan berbagai kanal klaim yang dapat digunakan oleh peserta melalui protokol Layanan Tanpa Kontak Fisik (Lapak Asik), yang terdiri dari kanal online, offline dan kolektif.

Protokol ini telah diperkenalkan sejak bulan Maret lalu melalui kanal online antrean.bpjsketenagakerjaan.go.id, dan akan terus disempurnakan. Sementara peserta yang mengalami kesulitan mengakses secara online, dapat dilayani langsung di kantor cabang di seluruh Indonesia.

"Dengan metode One to Many, kemampuan produksi untuk meyelesaikan klaim meningkat lima kali lipat dan physical distancing tetap terjaga. Saat ini sudah kita implementasikan hampir di seluruh cabang BPJS Ketenagakerjaan seluruh Indonesia, terutama untuk kantor-kantor yang punya ruang memadai," ujar Agus.

Pihak nya juga memberikan kemudahan klaim bagi peserta kolektif. Fasilitas ini ditujukan kepada perusahaan skala besar maupun menengah yang terpaksa melakukan PHK kepada minimal 30 persen tenaga kerjanya.

Dengan adanya klaim kolektif ini pihak perusahaan dapat mengakomodasiklaim seluruh karyawan yang ter-PHK dengan menunjuk satu orang perwakilan.

Beberapa waktu lalu, untuk memastikan Lapak Asik berjalan baik, pihaknya bersama pimpinan pejabat lainnya berkunjung ke kantor BP Jamsostek Tangerang.

Hadir komisi IX DPR RI Emanuel Melkiades Laka Lena, dan beserta anggota M Yahya Zaini, anggota Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) Subiyanto Pudin, Indra Budi Sumantoro, dan Paulus Agung Pambudhi, serta perwakilan dari Kemenko PMK.

"Kami mengapresiasi langkah BP Jamsostek yang tetap memberikan pelayanan terbaik meski dalam kondisi terbatas. Saya juga melihat mereka mampu menjalankan protokol kesehatan dengan sangat baik dan detail. Kualitas dan komitmen layanan ini patut menjadi contoh bagi institusi lain yang melakukan pelayanan publik kepada masyarakat," kata Wakil Ketua Komisi IX DRP Melki Laka Lena.
(awd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
41 Santri Lolos Beasiswa...
41 Santri Lolos Beasiswa Gelombang Pertama Pesantren Mambaul Ma'arif
Peduli Korban PHK, Pesantren...
Peduli Korban PHK, Pesantren Mambaul Maarif Denanyar Buka Beasiswa bagi Santri
HUT ke-79 Jabar, Bey...
HUT ke-79 Jabar, Bey Machmudin Ajak Warga Kobarkan Semangat Bandung Lautan Api
Salip Atalia Praratya,...
Salip Atalia Praratya, Dedi Mulyadi Raih Suara Tertinggi di Dapil Jabar
Uhuuy.. Suara Komeng...
Uhuuy.. Suara Komeng Tak Terbendung, Tembus 1,8 Juta!
BPJS Ketenagakerjaan...
BPJS Ketenagakerjaan Bidik Akar Rumput, Lindungi Freelancer hingga Pekerja Migran
Dasco Sebut Satgas Mulai...
Dasco Sebut Satgas Mulai Gelar Rapat Antisipasi Gelombang PHK Pekan Depan
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Antisipasi Ancaman PHK Massal di Industri Hasil Tembakau
Biang Kerok PHK, Rupiah...
Biang Kerok PHK, Rupiah Loyo Bikin Ongkos Produksi Membengkak
Rekomendasi
Telkom Catat Pendapatan...
Telkom Catat Pendapatan Rp146,7 Triliun, DPR Minta Soliditas Dijaga
Sinopsis Microdrama...
Sinopsis Microdrama Fall Into Sweet Trap di V+Short, Nikah Kontrak Berujung Cinta
Pertamina Cetak Laba...
Pertamina Cetak Laba Bersih Rp55,2 Triliun di 2025, Setor ke Negara Rp360 Triliun
Berita Terkini
Jaga Masa Depan, Pureco...
Jaga Masa Depan, Pureco dan LindungiHutan Tanam 300 Mangrove di Wonorejo
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
Digugat Roy Suryo soal...
Digugat Roy Suryo soal Penggeledahan, Polda Metro Jaya Siap Hadir
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved