Wali Kota Palopo Ikuti Seminar Penetapan Hari Besar Nasional
Senin, 07 Maret 2022 - 19:53 WIB
loading...
Wali Kota Palopo, HM Judas Amir, mengikuti seminar nasional tentang penetapan hari besar nasional melalui aplikasi Zoom Meeting. Foto: Sindonews/Chaeruddin
A
A
A
MAKASSAR - Wali Kota Palopo , HM Judas Amir, mengikuti seminar nasional tentang penetapan hari besar nasional melalui aplikasi Zoom Meeting, di Ruang Pertemuan Ratona, Senin, (7/3/2022).
Seminar ini membahas peristiwa serangan di Kota Jogyakarta pada 1 Maret 1949. Seminar yang dilaksanakan secara daring ini bertujuan untuk mendukung usulan oleh Gubernur DIY, Sri Sultan HB X.
Baca Juga: Pemkot Palopo Masifkan Razia Penggunaan Masker
HM Judas Amir, menyampaikan Seminar Nasional tujuannya mendukung peristiwa serangan umum 1 Maret 1949 menjadi Hari Nasional.
"Ada beberapa pihak sebagai narasumber, dari kalangan akademisi, sejumlah menteri, Menkopolhukam RI, Mahfud MD. Prabowo Subiyanto, yang kini menjabat Menhan, Mendagri Tito Karnavian, Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Tehnologi Nadiem Makarim serta Mensesneg Sutikno," ujar Wali Kota Palopo .
Disampaikan Judas Amir , dalam seminar tersebut, Gubernur DIY, Sri Sultan HB X, memaparkan peristiwa serangan umum 1 Maret memiliki makna penting bagi penegakan dan pengakuan kedaulatan negara, baik dari dalam maupun dari luar.
Atas dasar rentetan peristiwa itulah, pada akhirnya pihaknya mengusulkan peristiwa Serangan Umum 1 Maret sebagai hari besar nasional.
Seminar ini membahas peristiwa serangan di Kota Jogyakarta pada 1 Maret 1949. Seminar yang dilaksanakan secara daring ini bertujuan untuk mendukung usulan oleh Gubernur DIY, Sri Sultan HB X.
Baca Juga: Pemkot Palopo Masifkan Razia Penggunaan Masker
HM Judas Amir, menyampaikan Seminar Nasional tujuannya mendukung peristiwa serangan umum 1 Maret 1949 menjadi Hari Nasional.
"Ada beberapa pihak sebagai narasumber, dari kalangan akademisi, sejumlah menteri, Menkopolhukam RI, Mahfud MD. Prabowo Subiyanto, yang kini menjabat Menhan, Mendagri Tito Karnavian, Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Tehnologi Nadiem Makarim serta Mensesneg Sutikno," ujar Wali Kota Palopo .
Disampaikan Judas Amir , dalam seminar tersebut, Gubernur DIY, Sri Sultan HB X, memaparkan peristiwa serangan umum 1 Maret memiliki makna penting bagi penegakan dan pengakuan kedaulatan negara, baik dari dalam maupun dari luar.
Atas dasar rentetan peristiwa itulah, pada akhirnya pihaknya mengusulkan peristiwa Serangan Umum 1 Maret sebagai hari besar nasional.
Lihat Juga :