Sinergi Bea Cukai, TNI dan BNN Gagalkan Sabu 30 Kg
Senin, 15 Juni 2020 - 19:02 WIB
loading...
Tim Gabungan Bea Cukai Dumai, Polisi Militer Angkatan Laut (POM AL) Dumai dan Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil menggagalkan upaya penyelundupan lebih dari 30Kg narkotika jenis sabu.
A
A
A
DUMAI - Tim Gabungan Bea Cukai Dumai, Polisi Militer Angkatan Laut (POM AL) Dumai dan Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil menggagalkan upaya penyelundupan lebih dari 30Kg narkotika jenis sabu (methamphetamine) di wilayah perairan Kota Dumai pada Sabtu (13/06/2020). Tim dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Bea Cukai Dumai, Fuad Fauzi.
Fuad mengungkapkan bahwa, wilayah perbatasan yang secara geografis masih terdapat begitu banyak celah, rupanya masih menjadi peluang besar mereka untuk menyelundupkan barang barang haram ke Wilayah Nusantara.
“Tidak lupa, mereka berupaya melibatkan masyarakat setempat sebagai kurir atau transporter barang barang haram tersebut. Kesenjangan ekonomi, langkanya lapangan pekerjaan, tawaran upah yang sangat menggiurkan, nampaknya menjadi variabel yang digarap dengan apik oleh para pemain dan bandar besar narkotika,” ungkap Fuad Fauzi.
Penindakan diawali dari informasi yang diterima oleh petugas pada Jumat (12/06/2020) bahwa akan ada kegiatan pengiriman sabu dari Malaysia ke Indonesia. Bea Cukai Dumai segera melakukan koordinasi dengan berbagai pihak baik internal maupun eksternal dengan membentuk beberapa tim untuk disebar ke beberapa titik yang berpotensi menjadi landing spot ataupun daerah perlintasan.
“Kami mengerahkan tiga unit kapal patroli, untuk mendukung kegiatan ini. Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari POMAL Dumai dan BNN, "tutur Fauzi.
Fuad mengungkapkan bahwa, wilayah perbatasan yang secara geografis masih terdapat begitu banyak celah, rupanya masih menjadi peluang besar mereka untuk menyelundupkan barang barang haram ke Wilayah Nusantara.
“Tidak lupa, mereka berupaya melibatkan masyarakat setempat sebagai kurir atau transporter barang barang haram tersebut. Kesenjangan ekonomi, langkanya lapangan pekerjaan, tawaran upah yang sangat menggiurkan, nampaknya menjadi variabel yang digarap dengan apik oleh para pemain dan bandar besar narkotika,” ungkap Fuad Fauzi.
Penindakan diawali dari informasi yang diterima oleh petugas pada Jumat (12/06/2020) bahwa akan ada kegiatan pengiriman sabu dari Malaysia ke Indonesia. Bea Cukai Dumai segera melakukan koordinasi dengan berbagai pihak baik internal maupun eksternal dengan membentuk beberapa tim untuk disebar ke beberapa titik yang berpotensi menjadi landing spot ataupun daerah perlintasan.
“Kami mengerahkan tiga unit kapal patroli, untuk mendukung kegiatan ini. Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari POMAL Dumai dan BNN, "tutur Fauzi.
Lihat Juga :