Tekan Angka Balita Kurang Gizi, Gubernur NTT Minta Semua Bupati Temui Masyarakat
Jum'at, 04 Maret 2022 - 20:22 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, Kepala BKKBN Hasto Wardoyo mengatakan, pemerintah pusat akan menggelontorkan dana segar diseluruh NTT untuk memberantas kasus stunting ini.
"Pemerintah pusat telah menyediakan anggaran sebanyak Rp123 Miliar di tahun 2022 dengan target mampu menurunkan angka stunting hingga 14 persen, pada 2024 nanti," bebernya.
Baca: Sempat Menolak Anaknya Dirawat di RS, Kini Balita Penderita Gizi Buruk Asal Pidie Jaya Mulai Ditangani di RSUDZA
Untuk diketahui, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan satu dari 12 provinsi di Indonesia yang memiliki angka stunting tertinggi. Berdasarkan data Studi Status Gizi Indonesia (SSGI), 15 Kabupaten di NTT zona merah stunting.
"Pemerintah pusat telah menyediakan anggaran sebanyak Rp123 Miliar di tahun 2022 dengan target mampu menurunkan angka stunting hingga 14 persen, pada 2024 nanti," bebernya.
Baca: Sempat Menolak Anaknya Dirawat di RS, Kini Balita Penderita Gizi Buruk Asal Pidie Jaya Mulai Ditangani di RSUDZA
Untuk diketahui, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan satu dari 12 provinsi di Indonesia yang memiliki angka stunting tertinggi. Berdasarkan data Studi Status Gizi Indonesia (SSGI), 15 Kabupaten di NTT zona merah stunting.
(hsk)
Lihat Juga :