Tekan Angka Balita Kurang Gizi, Gubernur NTT Minta Semua Bupati Temui Masyarakat

Jum'at, 04 Maret 2022 - 20:22 WIB
loading...
Tekan Angka Balita Kurang...
Gubernur NTT Viktor Laiskodat. Foto: Eman/SINDOnews
A A A
KUPANG - Kasus balita kurang gizi masih tinggi di wilayah NTT. Gubernur NTT Viktor Laiskodat pun berang. Menurutnya, hal ini terjadi karena kepala daerah jarang turun ke masyarakat.

"Para Bupati harus bekerja keras dan turun langsung bertemu masyarakat," tandasnya, Jumat (4/2/2022).

Dilanjutkan dia, guna menyikapi Instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menurunkan angka stunting hingga 14 persen di NTT, dibutuhkan usaha yang keras dari kepala daerah.

Baca juga: Warga Banyumas Gempar, Mayat Korban Gizi Buruk Ditemukan Tergeletak di Lokasi Bekas Warung Makan

"Jika para bupati memberikan perintah hanya melalui bawahannya, maka yang akan terjadi banyak persepsi. Sehingga, sebaiknya para bupati turun langsung bertemu masyarakat," sambungnya.

Sementara itu, Kepala BKKBN Hasto Wardoyo mengatakan, pemerintah pusat akan menggelontorkan dana segar diseluruh NTT untuk memberantas kasus stunting ini.

"Pemerintah pusat telah menyediakan anggaran sebanyak Rp123 Miliar di tahun 2022 dengan target mampu menurunkan angka stunting hingga 14 persen, pada 2024 nanti," bebernya.

Baca: Sempat Menolak Anaknya Dirawat di RS, Kini Balita Penderita Gizi Buruk Asal Pidie Jaya Mulai Ditangani di RSUDZA

Untuk diketahui, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan satu dari 12 provinsi di Indonesia yang memiliki angka stunting tertinggi. Berdasarkan data Studi Status Gizi Indonesia (SSGI), 15 Kabupaten di NTT zona merah stunting.
(hsk)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PNM Peduli Salurkan...
PNM Peduli Salurkan Bantuan Sosial kepada Guru Honorer SDK Wukur di NTT
Gempa M6,0 Guncang Timor...
Gempa M6,0 Guncang Timor Tengah Utara NTT, Tidak Berpotensi Tsunami
Komitmen Suli Beri Bantuan...
Komitmen Suli Beri Bantuan Seumur Hidup untuk Guru Honorer di Kupang NTT
Menteri PPPA Sebut Siswa...
Menteri PPPA Sebut Siswa SD di NTT Bunuh Diri karena Tak Punya Tempat Bercerita
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Masih Awas, Tercatat 97 Kali Gempa Vulkanik Dalam
Status Gunung Lewotobi...
Status Gunung Lewotobi Laki-laki Naik ke Level Awas
Miyako Gelar Lomba Desain,...
Miyako Gelar Lomba Desain, Ajak Mahasiswa Berkreasi dan Dukung Pendidikan di NTT
Miss Indonesia Audrey...
Miss Indonesia Audrey Bianca Ungkap Perjuangan Perdana Jalankan Proyek BWAP di Luar Jawa
BRIN Segera Memiliki...
BRIN Segera Memiliki Observatorium Nasional Terbaik di Asia
Rekomendasi
Tanpa Kompensasi, Harga...
Tanpa Kompensasi, Harga Asli Pertamax Tembus Rp20.000 per Liter
Jumhur Bertemu Co-Chair...
Jumhur Bertemu Co-Chair IAPB, Dukung Indonesia Kembangkan Biodiversity Credit
Kapitalisasi Pasar Tembus...
Kapitalisasi Pasar Tembus Rp2,74 Triliun, CST Token Pacu Pengembangan Infrastruktur Digital
Berita Terkini
Blok M Jadi Lokasi Awal...
Blok M Jadi Lokasi Awal Penerapan Kawasan Rendah Emisi Jakarta
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Padi Reborn hingga Mahalini...
Padi Reborn hingga Mahalini Bakal Hibur Warga pada Puncak HUT Jakarta
Gubernur Kaltim Resmikan...
Gubernur Kaltim Resmikan Pusat Layanan Jantung Modern di RSKD Balikpapan
Legislator PKB Minta...
Legislator PKB Minta Taufik Hidayat Dihukum Kebiri
Infografis
Tekan Angka Kematian,...
Tekan Angka Kematian, Erick Thohir Buat Gerakan Plasma BUMN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved