Dua PDP Corona di Kabupaten Tegal Meninggal, Salah Satunya Bayi 8 Bulan
Jum'at, 24 April 2020 - 09:45 WIB
loading...
A
A
A
Menanggapi kasus ini, Joko meminta warga tidak perlu panik. Status PDP tidak lantas mereka bisa didiagnosis terinfeksi virus corona. Perlu uji laboratorium untuk mengetahui ada tidaknya infeksi Covid-19 pada diri seseorang. "Sepanjang pemeriksaan swab-nya tidak menunjukkan hasil positif, maka ia bukan pasien corona," katanya.
Ditanya soal hasil pemeriksaan swab, Joko mengatakan jika keduanya sudah diambil sampel swab-nya namun hasilnya masih harus menunggu, sama seperti halnya empat kasus PDP meninggal sebelumnya yang juga belum keluar hasilnya.
Menindaklanjuti dua kasus meninggalnya PDP tersebut, pihaknya pun segera melakukan rapid test pada kontak eratnya, terutama anggota keluarganya.
Joko juga mengimbau kepada warga agar kasus seperti ini tidak direspons secara berlebihan, apalagi sampai mengucilkan anggota keluarganya dari linkungan pergaulan sosial.
"Warga bersama Satgas Covid-19 desa harus bisa mendukung, memberikan bantuan moril maupun materiil yang diperlukan keluarganya, bukan malah dijauhi dan diasingkan," kata Joko.
Ditanya soal hasil pemeriksaan swab, Joko mengatakan jika keduanya sudah diambil sampel swab-nya namun hasilnya masih harus menunggu, sama seperti halnya empat kasus PDP meninggal sebelumnya yang juga belum keluar hasilnya.
Menindaklanjuti dua kasus meninggalnya PDP tersebut, pihaknya pun segera melakukan rapid test pada kontak eratnya, terutama anggota keluarganya.
Joko juga mengimbau kepada warga agar kasus seperti ini tidak direspons secara berlebihan, apalagi sampai mengucilkan anggota keluarganya dari linkungan pergaulan sosial.
"Warga bersama Satgas Covid-19 desa harus bisa mendukung, memberikan bantuan moril maupun materiil yang diperlukan keluarganya, bukan malah dijauhi dan diasingkan," kata Joko.
(abd)
Lihat Juga :