Dua PDP Corona di Kabupaten Tegal Meninggal, Salah Satunya Bayi 8 Bulan

Jum'at, 24 April 2020 - 09:45 WIB
loading...
Dua PDP Corona di Kabupaten...
Juru Bicara Penanganan COVID-19 Kabupaten Tegal Joko saat konferensi pers. Foto/Humas Pemkab Tegal
A A A
TEGAL - Dua pasien dalam pengawasan (PDP) virus corona jenis baru, COVID-19 di Kabupaten Tegal meninggal dunia dalam perawatan rumah sakit. Salah satu pasien meninggal diketahui bayi laki-laki berusia 8 bulan.

Meninggalnya dua PDP tersebut menambah daftar kasus PDP meninggal dunia di Kabupaten Tegal menjadi enam orang.

PDP pertama berjenis kelamin perempuan berusia 60 tahun asal Kecamatan Kramat yang dirawat di RS Mitra Siaga meninggal dunia hari Selasa (21/4/2020) malam lalu pukul 23.25 WIB. Sedangkan satunya, bayi laki-laki berusia 8 bulan asal Kecamatan Margasari yang dirawat di RSUD dr. Soeselo Slawi meninggal dunia hari Rabu (22/4/2020) sekitar pukul 13.55 WIB.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemkab Tegal dr. Joko Wantoro mengungkapkan, PDP meninggal dunia asal Kecamatan Kramat tersebut sempat dirawat di RSUD Tangerang selama satu minggu.Kemudian pasien istirahat di rumahnya di Tangerang selama dua minggu dan pulang ke Tegal sudah satu minggu sebelum akhirnya masuk ke RS Mitra Siaga sebagai PDP dengan keluhan batuk, sesak napas dan suhu tubuh 37,2 derajat Celcius.

"Almarhumah sudah dimakamkan hari ini (kemarin) dengan prosedur pemakaman jenazah Covid-19”, katanya, Kamis (23/4/2020).

Sementara untuk kasus PDP balita meninggal dunia ini diketahui memiliki riwayat perjalanan satu keluarga dari Jakarta pada Selasa (21/4/2020). Sebelumnya, pasien balita ini mengalami demam tinggi selama tiga hari di Jakarta.

"Saat masuk ke IGD RSUD dr. Soeselo hari Rabu (22/4/2020) siang kemarin pukul 11.23 WIB suhu tubuhnya mencapai 40 derajat Celcius dan sesak napas. Pasien sempat ditangani di ruang PICU sebelum akhirnya meninggal dunia pukul 13.55 WIB," katanya.

Menanggapi kasus ini, Joko meminta warga tidak perlu panik. Status PDP tidak lantas mereka bisa didiagnosis terinfeksi virus corona. Perlu uji laboratorium untuk mengetahui ada tidaknya infeksi Covid-19 pada diri seseorang. "Sepanjang pemeriksaan swab-nya tidak menunjukkan hasil positif, maka ia bukan pasien corona," katanya.

Ditanya soal hasil pemeriksaan swab, Joko mengatakan jika keduanya sudah diambil sampel swab-nya namun hasilnya masih harus menunggu, sama seperti halnya empat kasus PDP meninggal sebelumnya yang juga belum keluar hasilnya.

Menindaklanjuti dua kasus meninggalnya PDP tersebut, pihaknya pun segera melakukan rapid test pada kontak eratnya, terutama anggota keluarganya.

Joko juga mengimbau kepada warga agar kasus seperti ini tidak direspons secara berlebihan, apalagi sampai mengucilkan anggota keluarganya dari linkungan pergaulan sosial.

"Warga bersama Satgas Covid-19 desa harus bisa mendukung, memberikan bantuan moril maupun materiil yang diperlukan keluarganya, bukan malah dijauhi dan diasingkan," kata Joko.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tegal Jadi Pusat Kolaborasi...
Tegal Jadi Pusat Kolaborasi Riset dan Inovasi Kesehatan Primer
50 Perempuan Tegal Dapat...
50 Perempuan Tegal Dapat Bantuan Modal Usaha dari Sandiaga Uno
Perkuat Akar Rumput,...
Perkuat Akar Rumput, BMI Demokrat Gelar Muscab dan Pelantikan Serentak se-Tegal Raya
Kaesang Sebut Kirab...
Kaesang Sebut Kirab Budaya PSI Hidupkan UMKM dan Seniman
2.453 Warga Mengungsi...
2.453 Warga Mengungsi Akibat Pergerakan Tanah di Padasari Tegal
Ajari Ibu-ibu Bikin...
Ajari Ibu-ibu Bikin Usaha Kecil Naik Kelas, Sandiaga Uno: Buka Lapangan Kerja
Wisata Guci di Tegal...
Wisata Guci di Tegal Diterjang Banjir Lagi, Kolam dan Jembatan Hancur
Detik-Detik Banjir Bandang...
Detik-Detik Banjir Bandang Terjang Pemandian Air Panas Guci Tegal
Satu Lagi Varian Baru...
Satu Lagi Varian Baru Virus Corona Bikin Was-was Ahli Kesehatan
Rekomendasi
Panja SPMB Cari Formula...
Panja SPMB Cari Formula Penerimaan Mahasiswa yang Adil dan Setara
PNM Mekaar Salurkan...
PNM Mekaar Salurkan Pembiayaan 23,3 Juta Nasabah Prasejahtera
Seratus Tahun Sekali:...
Seratus Tahun Sekali: Krisis Chip Memory Bikin MacBook hingga iPad Naik Harga, iPhone Berikutnya?
Berita Terkini
4 Pelaku Penyekapan...
4 Pelaku Penyekapan Karyawan Padel Langsung Ditahan
Transjakarta Alihkan...
Transjakarta Alihkan 25 Armada Rute Tn Abang-Blok M dan Tj Priok-Kampung Rambutan
Transjakarta Rute Tanah...
Transjakarta Rute Tanah AbangBlok M dan Tj PriokKp Rambutan Berhenti Beroperasi 1 Juli
MUI DKI: Paradigma Pengelolaan...
MUI DKI: Paradigma Pengelolaan Sampah Harus Diubah dari Mengelola kepada Mencegah
Gempa Magnitudo 6,8...
Gempa Magnitudo 6,8 Guncang Pulau Tahuna Sulut
21 Titik Kantong Parkir...
21 Titik Kantong Parkir Disiapkan untuk Malam Puncak HUT ke-499 Jakarta, Ini Lokasinya
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved